Indonesian Women in Game, Bandung Siap Jadi Pusat Inovasi Digital

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 08:43 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Industri game Indonesia tengah menyaksikan momen penting kebangkitan perempuan sebagai pelaku utama. Lewat acara Indonesian Women in Game: Beauty Play Connect yang digelar di kantor Agate Bandung, Sabtu 5 Juli 2025 ratusan pelaku industri game, pengembang, hingga akademisi berkumpul untuk menguatkan ekosistem yang lebih inklusif dan ramah bagi perempuan.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafidz menyampaikan, kehadiran perempuan dalam industri gim harus lebih diberdayakan.

Ia mengungkapkan, 49 persen pemain gim di Indonesia adalah perempuan, dan sekitar 21 persen yang tercatat sebagai pengembang. Angka ini pun diyakini masih di bawah jumlah sebenarnya karena banyak perempuan berkontribusi tanpa identitas gender terbuka.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Industri game harus jadi ruang yang etis dan aman. Kita tidak bisa bicara kepemimpinan perempuan jika ruang kerja belum ramah anak dan tidak mendukung peran ganda perempuan,” ujarnya.

Ia juga mengungkap rencana Kementerian Komunikasi dan Digital membangun innovation hub di sejumlah daerah.

Kota Bandung disebut sebagai kota yang paling siap dan akan memulai pembangunan pusat inovasi di kawasan Dago dalam dua bulan ke depan, dengan dukungan dari berbagai pihak.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen membangun ekosistem digital yang inklusif dan berpihak pada perempuan.

“Selama ini, terus terang saja, Pemkot Bandung lebih banyak ikut arus. Kita sibuk bikin lomba game, tapi lupa membangun ekosistem yang mendukung perkembangan industri gim,” ujar Farhan.

Menurutnya, sekarang saatnya pemerintah hadir sebagai fasilitator dan katalisator pertumbuhan digital.

Farhan menilai, ekosistem digital Bandung selama ini tumbuh secara organik, tanpa strategi terintegrasi dari pemerintah.

Salah satu langkah konkret, lanjutnya, adalah menata ulang jaringan kabel bawah tanah di Bandung untuk mendukung konektivitas.

Ia menyampaikan, Bandung memiliki potensi besar di industri kreatif digital, termasuk game.

“Kita sepakat bahwa kreativitas di Bandung bukan hanya karena ekosistem, tapi juga alam. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah hadir untuk memperkuatnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan ruang inklusif bagi perempuan di industri game.

“Industri game jangan jadi dunia laki-laki saja. Perempuan harus punya tempat yang aman dan setara, baik sebagai pemain maupun pengembang,” katanya.

Di tempat yang sama, CEO Agate International, Shieny Aprilia menambahkan, perusahaan gim harus aktif menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Ia menyebut 30 persen tenaga kerja Agate adalah perempuan.

“Kami ingin mendorong semakin banyak perempuan yang percaya diri masuk ke industri game. Kami juga ingin menghapus stigma bahwa hanya laki-laki yang bisa menjadi developer sukses,” kata Shieny.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru