Bukti Nyata RSUDMA Sumenep Berikan Pelayanan Berbasis Aspirasi Masyarakat

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 20:27 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Satunews.id – Dibawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes., Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini menjadi institusi layanan kesehatan yang terbuka terhadap kritik, saran, dan aspirasi masyarakat. Berbagai perubahan signifikan telah diwujudkan demi memenuhi harapan masyarakat dan menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Salah satu bukti nyata responsivitas RSUDMA Sumenep terhadap masukan masyarakat adalah penambahan 1 unit depo farmasi rawat jalan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, rumah sakit hanya memiliki 1 depo farmasi untuk melayani pasien rawat jalan, yang seringkali menyebabkan antrean panjang. Kini, setelah mendengar keluhan masyarakat, manajemen rumah sakit menambah satu depo farmasi baru, sehingga kini tersedia dua titik layanan yakni, di area atas dan area bawah.

“Penambahan depo farmasi ini merupakan bentuk respon kami terhadap masukan masyarakat. Kami menyadari pentingnya efisiensi waktu bagi pasien, sehingga penambahan titik layanan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan obat,” ungkap Kasi Informasi RSUDMA Erfin Sukayati, M.Kes., Jumat (30/5/2025).

Tak hanya itu, rumah sakit juga menghadirkan dua ruang tunggu keluarga pasien yang nyaman dan representatif. Inisiatif ini lahir dari pemahaman mendalam terhadap budaya lokal masyarakat Sumenep yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan solidaritas. Sebelumnya, tidak tersedia ruang tunggu yang memadai bagi keluarga pasien yang ingin berkumpul atau beristirahat.

“Desain ruang tunggu ini kami sesuaikan dengan kultur masyarakat Sumenep yang sangat menjunjung tinggi kebersamaan. 2 ruang tunggu yang tersedia kini dilengkapi fasilitas yang nyaman dan mudah diakses,” imbuhnya.

Selain itu, program terobosan lainnya adalah mobil layanan kesehatan gratis bernama LA SEHAT (Layanan Mobil Sehat). Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan transportasi pasien, terutama mereka yang kesulitan pulang ke rumah setelah menjalani perawatan.

“Program LA SEHAT adalah bentuk kepedulian nyata rumah sakit terhadap pasien. Ini juga sejalan dengan visi kerja rumah sakit, yaitu ‘Bismillah Melayani’ Dukungan dari Bupati Sumenep sangat besar terhadap inisiatif ini,” terang Erfin.

Guna menjawab kebutuhan akan pemeriksaan lanjutan, RSUDMA juga tengah merencanakan pengadaan CT scan kedua. Hal ini dilakukan karena permintaan terhadap layanan CT scan meningkat signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Permintaan pemeriksaan CT scan sangat tinggi. Oleh karena itu, kami sedang mempersiapkan pengadaan alat kedua agar tidak terjadi antrean panjang dan masyarakat dapat segera mendapat diagnosa yang tepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, rumah sakit ini juga berhasil mendatangkan dokter spesialis ortopedi, sesuatu yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat Sumenep. Keberadaan spesialis ortopedi menjadikan pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapat layanan tulang dan sendi.

Tidak hanya berhenti di situ, lewat tangan dinginnya, dokter Erliyati juga memiliki rencana besar ke depan. Rumah sakit akan segera menghadirkan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan layanan Bedah Subspesialis Digestif. Dua layanan ini menjadi bentuk lanjutan dari transformasi layanan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

“Layanan MRI dan bedah digestif ini adalah aspirasi yang datang dari berbagai pihak, termasuk pasien, keluarga, dan tenaga medis. Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan terbaik yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Erfin.

Langkah visioner dr. Erliyati juga terlihat dalam upaya memperkenalkan layanan hiperbarik kepada masyarakat. Layanan ini merupakan bentuk terapi oksigen murni bertekanan tinggi yang dapat membantu proses penyembuhan sejumlah kondisi medis tertentu. Sosialisasi layanan ini pun mendapat sambutan positif dari Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim.

(rul)

penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dedikasi Tanpa Batas: Meski Belum Dilantik, Kepala Desa Terpilih H. Ibnu Rusdi Sigap Kawal Penyaluran Bansos KKS Di Kedungwaringin

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru