Purwakarta Dorong UMKM Naik Kelas, Optimis Menuju Purwakarta Maju 2045*

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024 - 08:06 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Purwakarta, 13 November 2024 – Kabupaten Purwakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi mencapai visi “Purwakarta Maju 2045”. Upaya ini tampak dalam agenda Seminar Pemberdayaan UMKM Naik Kelas yang diselenggarakan di Pendopo Setda Kabupaten Purwakarta, dengan kehadiran istri Menteri UMKM Tina Astari Maman sebagai narasumber utama.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh penting lainnya, seperti anggota Komisi II DPR RI Puteri Komarudin, istri Wakil Menteri UMKM Novi Helvi Moraza, serta jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari Kementerian UMKM. Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Dias Rukmana Praja dan komunitas Jaringan Muda Berkarya turut hadir, bersama puluhan pelaku UMKM Purwakarta yang antusias mengikuti seminar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

**UMKM Menopang Ekonomi Purwakarta**

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha, menyoroti kontribusi UMKM dalam menggerakkan perekonomian lokal. Ia mencatat, sejak pandemi Covid-19, jumlah UMKM di Purwakarta melonjak signifikan, dengan lebih dari 26.000 unit usaha yang tersebar di berbagai kecamatan. “Keberadaan UMKM telah berperan besar dalam menekan angka pengangguran di Purwakarta,” ujarnya.

Meski demikian, Norman mengakui ada tantangan yang harus diatasi agar UMKM di daerah tersebut dapat “naik kelas.” Tantangan ini meliputi akses permodalan, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan digitalisasi. Ketiga hal tersebut kerap menjadi perhatian pelaku UMKM yang disampaikan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta.

“Kami berharap kehadiran Ibu Tina dapat membantu UMKM di Purwakarta dalam hal kemudahan akses modal, pengembangan SDM, dan penerapan digitalisasi,” tambah Norman, sembari mengapresiasi peran UMKM dalam pembangunan ekonomi Purwakarta.

**Dukungan Kementerian UMKM dan Tantangan Digitalisasi**

Istri Menteri UMKM, Tina Astari Maman, dalam kesempatan tersebut menyoroti pentingnya keberadaan UMKM yang tidak hanya menjadi penggerak ekonomi Indonesia tetapi juga penopang stabilitas ekonomi di masa pandemi. Ia menjelaskan bahwa tanpa UMKM, kondisi ekonomi Indonesia bisa saja menyamai negara-negara Barat yang ekonominya terpuruk saat pandemi.

“Bayangkan jika kita tidak ada UMKM, mungkin kita akan sama dengan negara-negara Eropa yang ekonominya benar-benar goyang. Tapi Alhamdulillah Indonesia, dengan sumber daya alam dan UMKM yang kuat, kita tetap bertahan,” ungkap Tina.

Lebih lanjut, Tina mengungkapkan bahwa Kementerian UMKM telah merancang program khusus untuk digitalisasi UMKM guna meningkatkan daya saing usaha di era digital. “Kami sudah membuat program untuk digitalisasi UMKM, semoga ini bisa membantu sektor-sektor di seluruh Indonesia, termasuk Purwakarta,” ujarnya optimis.

**Dialog Interaktif: Mendengarkan Suara Pelaku UMKM**

Selain sesi seminar, acara ini juga menyediakan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk berbagi pengalaman dan mengutarakan tantangan yang mereka hadapi. Sejumlah persoalan yang disampaikan meliputi kesulitan permodalan, kebutuhan peningkatan keterampilan digital, serta kendala dalam ekspansi pasar. Tina Astari Maman dan Puteri Komarudin secara langsung merespons pertanyaan-pertanyaan dari peserta, menawarkan solusi dan panduan untuk mengatasi kendala tersebut.

Setelah sesi dialog, seluruh narasumber bersama para undangan dan peserta seminar meninjau stand bazar UMKM yang digelar di Taman Maya Datar. Di sana, berbagai produk UMKM lokal ditampilkan, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga produk fashion. Kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya kepada khalayak luas dan menginspirasi pelaku usaha lainnya di Purwakarta.

Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan UMKM Purwakarta tidak hanya tumbuh tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

(Asep)**

Berita Terkait

Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Satunews.id Peringati Hari Lahir Pancasila 2026: Memperkokoh Persatuan Bangsa dan Menjaga Semangat Kebhinekaan
Desakan Audit dan Investigasi Menguat, Dugaan Pungli di MTs GUPPI Malintang Jadi Sorotan Publik
DPRD Kabupaten Sukabumi Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan untuk Indonesia Maju
Hari Lahir Pancasila 2026, Kades Ciangsana H. Udin Saputra Serukan Semangat Persatuan dan Gotong Royong Menuju Indonesia Emas 2045
Hari Lahir Pancasila 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Jaga Keutuhan Bangsa
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:02 WIB

Kasus Transparansi Anggaran: BPD Sindangmulya Laporkan Pemerintah Desa ke Dinas PMD Dan Inspektorat

Senin, 1 Juni 2026 - 17:58 WIB

Samsu Dawam, S.H. Siap Mencalonkan Diri Kembali sebagai Kepala Desa Karang Asih Periode 2026–2034

Senin, 1 Juni 2026 - 16:21 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Lurah Akim Ajak Warga Jayabakti Perkuat Gotong Royong

Senin, 1 Juni 2026 - 15:28 WIB

Gelorakan 1 Juni, Kades Sukabudi Iim Pitung Ajak Warga Jadikan Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB

Pemilihan Pengisian Anggota BPD Desa Sukaringin Berjalan Transparan dan Kondusif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WIB

KDS: Pendapatan PKB dan BBN-KB Difokuskan untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:37 WIB

Kades Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara, Samsu Dawam Dukung Pemilihan BPD Berjalan Transparan dan Kondusif

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:19 WIB

Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati

Berita Terbaru