Dugaan Kekerasan Guru di SMPN 2 Ngamprah Jadi Alarm Pendidikan

satu news 01

- Redaksi

Senin, 11 November 2024 - 17:02 WIB

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KBB//;Kasus dugaan kekerasan dan perundungan di SMPN 2 Ngamprah ini memang telah menimbulkan perhatian besar, terutama karena melibatkan seorang guru matematika yang diduga mencubit seorang siswa, yang berujung pada trauma psikologis bagi siswa tersebut. Tindakan yang dialami oleh siswa tersebut, termasuk pemanggilan ke ruang guru yang diduga diikuti dengan bentuk perundungan, telah membuat siswa merasa takut untuk kembali ke sekolah.

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pendekatan yang lebih bijak dalam menangani murid. Sistem pendidikan semestinya mengedepankan prinsip “ramah siswa,” di mana segala bentuk komunikasi dan tindakan yang dilakukan oleh guru perlu didasarkan pada empati dan penghargaan terhadap perasaan murid.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala sekolah SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Permana, telah menyampaikan permintaan maaf dan mengupayakan mediasi antara pihak sekolah, guru, dan orang tua murid guna menyelesaikan masalah ini secara damai (tabayun/islah). Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (Disdik KBB) pun dilibatkan untuk mendapatkan klarifikasi yang jelas dan menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran bagi seluruh institusi pendidikan.

Namun, kasus ini tetap menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan harus semakin mengutamakan pendekatan yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa dan hubungan baik antara guru dan murid. Kasus ini juga menjadi “alarm darurat” agar pihak sekolah dan dinas pendidikan lebih memperhatikan permasalahan semacam ini dan melakukan pencegahan agar tidak terulang di kemudian hari.

(Red)**

Berita Terkait

IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru