Sekda Herman Suryatman Lepas 1.136 Mahasiswa UNIGA untuk KKN Tematik di Kabupaten Garut

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 11:57 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Garut // Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, telah melepas 1.136 mahasiswa Universitas Garut (UNIGA) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan tema “Menggali dan Membangun Potensi Desa Bersama KKN UNIGA 2024”.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa yang terlibat berasal dari berbagai fakultas, termasuk FISIP, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, dan Fakultas Teknik, serta Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan, Fakultas Komunikasi dan Informasi, dan Fakultas Kewirausahaan.

Herman Suryatman mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan selama sebulan ke depan untuk belajar langsung di masyarakat serta berkontribusi dalam mengatasi masalah stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Dengan KKN tematik ini, kita harapkan stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut dapat diturunkan secara signifikan,” ungkap Herman saat melepas mahasiswa di kampus UNIGA pada Selasa (30/7/2024).

Mahasiswa UNIGA akan ditempatkan di 65 desa di delapan kecamatan di Garut untuk berperan sebagai agen perubahan. Herman menekankan pentingnya aksi nyata dalam KKN dan mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang menginspirasi masyarakat.

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga adab dan sopan santun serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat. Sementara Rektor UNIGA, Abdusy Syakur Amin, menjelaskan bahwa KKN Tematik adalah program unggulan UNIGA yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah.

“Semoga mahasiswa dapat membantu Pemda Provinsi Jabar dalam mengurangi stunting dan kemiskinan ekstrem, sambil menjaga komunikasi dan keselamatan selama di lapangan,” harap Abdusy.

(Red/hms)**

Berita Terkait

HJB Ke-544, Pemdes Gunungsari Siap Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa; Uwes Wijaya: Pembangunan Harus Nyata Dirasakan Masyarakat
HJB Ke-544, SATUNEWS.ID Tegaskan Komitmen Mengawal Pembangunan Bogor Maju dan Berdampak untuk Masyarakat
HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak
HJB Ke-544 Jadi Momentum Persatuan dan Pembangunan, Lurah Ciriung Ajak Warga Bergerak Serempak untuk Bogor Istimewa
HJB Ke-544, H. Udin Saputra Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bogor Maju dan Berdampak Nyata
Langkah Baru Menuju Masa Depan Gemilang! Boy Akbar Saoet JR Resmi Lulus SD, Kebanggaan Keluarga dan Harapan Bangsa
Desa Wangunjaya, Permata di Lereng Gunung Salak: Potensi Pertanian, Perikanan, dan Wisata Alam Menjanjikan
Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:01 WIB

HJB Ke-544, Pemdes Gunungsari Siap Bergerak Serempak Wujudkan Bogor Istimewa; Uwes Wijaya: Pembangunan Harus Nyata Dirasakan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:54 WIB

HJB Ke-544, SATUNEWS.ID Tegaskan Komitmen Mengawal Pembangunan Bogor Maju dan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:49 WIB

HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:40 WIB

HJB Ke-544 Jadi Momentum Persatuan dan Pembangunan, Lurah Ciriung Ajak Warga Bergerak Serempak untuk Bogor Istimewa

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:28 WIB

HJB Ke-544, H. Udin Saputra Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bogor Maju dan Berdampak Nyata

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:16 WIB

Desa Wangunjaya, Permata di Lereng Gunung Salak: Potensi Pertanian, Perikanan, dan Wisata Alam Menjanjikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:28 WIB

Desakan Usut Dugaan TPPU Tambang Ilegal di Hutabargot Menguat, Kejagung dan PPATK Diminta Telusuri Aliran Dana

Berita Terbaru