Pemdaprov Jabar Komitmen Kelola Limbah B3 Ramah Lingkungan

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 07:30 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

**KOTA BANDUNG** –– Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk mendukung pengelolaan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di semua fasilitas layanan kesehatan.

Berbagai upaya dilakukan, termasuk peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan regulasi, serta pengawasan dalam pengelolaan limbah B3.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, saat membuka seminar mengenai Kebijakan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar, Kota Bandung, Selasa (30/7/2024).

“Kami sangat berkomitmen untuk mendukung berbagai upaya pengelolaan limbah B3 yang ramah lingkungan melalui penguatan regulasi, pengawasan, dan peningkatan kapasitas, salah satunya melalui seminar ini,” ujar Bey.

Bey juga mengungkapkan bahwa pada 2023, limbah B3 yang dihasilkan di Jabar mencapai 36.744,82 ton, dengan jumlah limbah yang dikelola lebih lanjut mencapai 8.048,60 ton. Sisanya, sebesar 28.696,22 ton, disimpan di Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (TPS B3).

“Seminar ini sangat krusial untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait kebijakan serta teknik pengelolaan limbah B3, khususnya di layanan kesehatan,” kata Bey.

Seminar yang diinisiasi oleh DLH Jabar dan PT. Jasa Medivest ini menghadirkan para ahli dan praktisi di bidang pengelolaan limbah dan lingkungan. Seminar dihadiri oleh 680 peserta, termasuk penghasil, transporter, dan pengelola limbah medis, baik secara langsung maupun hibrida.

Bey berharap peserta dapat menggali ilmu dan berdiskusi secara mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan limbah B3.

“Saya harap seminar ini menghasilkan solusi efektif dan inovatif dalam menangani limbah B3 serta membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan di Jabar,” harap Bey.

(Red/hms)**

Berita Terkait

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov
Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Jumat, 17 April 2026 - 21:27 WIB

Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 16:15 WIB

Pansus XI DPRD Provinsi Jawa Barat Dorong Optimalisasi Perumda Tirta Tarum

Kamis, 16 April 2026 - 11:27 WIB

Rabu, 15 April 2026 - 19:14 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Selasa, 14 April 2026 - 08:57 WIB

IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Berita Terbaru