Universitas Telkom, Pengabdian Kepada Masyarakat di Kampung Batik Pasundan Desa Sayati

- Redaksi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 14:52 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id // Kab. Bandung — Tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan mitra adalah Kampung Batik Pasundan di Jalan Sukamenak, Gang Saluyu I Nomor 31 RT 05/09 Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu 22 Juni 2024.

Hadir dalam kegitan tersebut Ketua pelaksana Ir. Jaspar Hasudungan, M.T
Anggota akademisi Telkom Prof. Dr. Ir. Jangkung Raharjo, M.T, Desri Kristina Silalahi, S.Si,. M.Si serta Mahasiswa penggerak kegiatan Pengabdian masyarakat Ketua tim mahasiswa Nadya Ainun Avrilya dengan Anggota Nabila Hatami Putri, Sudiana, Hana Inda Nafisah, Rizki Nugroho Firdaus, Kepala Desa Sayati yakni Pak Nandar Kusnandar, S.Hut dan Ibu Dra. Eryanti, M.Pd.

Ketua pelaksana Ir. Jasper Hasudungan menjelaskan tahun lalu dirinya dengan mahasiswa kesini melihat, dan ada yang sangat luar biasa dari buda Erlita sebagai pengrajin batik

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari sini menyimpan sesuatu kearifan lokal yang selama ini masih didalam otak, ide, gagasan dan saya bilang ke Bu Erlita umur ibu sudah 60 tahun. Tapi ada kekayaan kearifan lokal yang ibu simpan ini harus menjadi sentra dan media juga harus membesarkannya agar nanti perluasannya ngak disini,” katanya

Kabupaten Bandung punya lahan banyak untuk membesarkannya tapi ide gagasan ini harus keluarkan dulu dan wujudnya.

“Kearifan lokal ibu Erlita ini harus betul – betul di bantu oleh media untuk wearness nya itu dapat sehingga maslah lahan perluasan kalau ada takdir akan indah pada waktunya,”

Dari sisi Universitas akan kawal karena
dari mulai proses sampai ke arah cita – cita produknya global Expor sekarang perlu bantuan Universitas.

“Kita kawal dalam artian masih banyak PR nya karena baru setahun masih banyak untuk menuju global. Jawa Barat punya identitas yang digali dari kearifan lokal yang sudah lama ini menakjubkan ada dalam diri bunda Erlita tapi. Yang pasti dari universitas Telkom kita sudah komit terus – terus akan melihat apa yang bisa kami batu lagi agar cita – cita kearifan lokal ini sampai ke seluruh Dunia,” tukasnya

Dengan adanya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kampung Batik Pasundan dapat membantu instalasi pengolahan air limbahnya, sehingga proses pewarnaan batik dapat dilanjutkan.

“Adapun sistem pengolahan air limbah yang dipasang yakni air limbah pada kolam penampungan akan dialirkan ke wadah pengendapan, kemudian dari wadah pengendapan dilakukan filterisasi dan selanjutnya hasil filterisasi dapat dialirkan maupun digunakan kembali,”

Dengan adanya sistem pengolahan air limbah yang ada di Kampung Batik Pasundan dapat digunakan oleh komunitas pembatik sehingga proses pembuatan batik dapat berjalan dengan baik. Selain itu, diberikan juga pemaparan terkait pengoperasian sistem filterisasi kepada komunitas batik di Kampung Batik Pasundan agar dapat digunakan dengan maksimal.

“Harapannya, kegiatan ini dapat dilanjutkan untuk mengembangkan sistem pengolahan air limbah yang lebih sempurna dan kompleks. Pihak komunitas batik di Kampung Batik Pasundan juga terlihat sangat antusias atas kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan, karena memberikan dampak positif bagi Kampung Batik Pasundan,” sambungnya

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sayati Nandar Kusnandar Mengapresiasi, dengan kehadiran Universitas Telkom.

“Secara Akademisi mereka ingin merubah secara general, bahwa ini miniatur nya Kabupaten Bandung yang ada di Desa Sayati berkolaborasi dengan teman – temen budaya dan sudah dipertemukan dengan Bunda Eryanti nantinya Akademisi yang suport bukan masalah teknik tapi bagaimana caranya pemberdayaan,” terangnya

Kades Nandar berterimakasih kepada Bupati yang pernah hadir ke kampung batik ini, dan besar harapan saya dari beberapa proses ini, tinggal beberapa langkah lagi perkembangan kampung batik.

“Insyallah kami dari pemerintah desa yang memang bagiannya dari pengembangan kampung batik ini akan di Alokasikan juga dari ADPD atau Dana Desa. ini tidak bisa berdiri sendiri hanya oleh pemerintah desa , tentunya baik pemerintah kabupaten , Akademisi, stakholder dan pengusaha dan saya yakin dengan kondisi seperti itu potensi yang ada di Desa Sayati bisa bertambah,” pungkasnya. ( Asp )

Berita Terkait

Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
“Jangan Drop Out Sekolah”: Pesan Tegas Dispora Bandung di Malam Penghargaan Atlet 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:54 WIB

HJB Ke-544, SATUNEWS.ID Tegaskan Komitmen Mengawal Pembangunan Bogor Maju dan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:49 WIB

HJB Ke-544, Ketua APDESI Jonggol Ahmad Yani Serukan Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Bogor Istimewa yang Maju dan Berdampak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:40 WIB

HJB Ke-544 Jadi Momentum Persatuan dan Pembangunan, Lurah Ciriung Ajak Warga Bergerak Serempak untuk Bogor Istimewa

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:28 WIB

HJB Ke-544, H. Udin Saputra Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bogor Maju dan Berdampak Nyata

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:22 WIB

Langkah Baru Menuju Masa Depan Gemilang! Boy Akbar Saoet JR Resmi Lulus SD, Kebanggaan Keluarga dan Harapan Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:28 WIB

Desakan Usut Dugaan TPPU Tambang Ilegal di Hutabargot Menguat, Kejagung dan PPATK Diminta Telusuri Aliran Dana

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:23 WIB

FGD MKI–IPB Soroti Dampak Permen KP No. 5 Tahun 2026, Rekomendasikan Masa Transisi Tiga Tahun untuk Lindungi Nelayan dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru