Fun Run Meriahkan Peringatan Hari AIDS Sedunia di Garut

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 15 Desember 2023 - 06:32 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Satunews.id
Dalam rangka Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut bersama Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Garut sukses menggelar acara Fun Run di Gedung Art Centre Garut, Rabu (13/12/2023).

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menegaskan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Helmi Budiman menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah fokus pada tiga pilar penanganan HIV/AIDS dengan slogannya “Three Zero,” yaitu zero infeksi baru, zero kematian akibat HIV/AIDS, dan zero diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS pada tahun 2030. Ia menekankan pentingnya penguatan iman, harmonisasi keluarga, dan pemahaman akan bahaya HIV/AIDS sebagai langkah krusial.

 

Acara Fun Run dianggap sebagai puncak kegiatan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Garut selama setahun. Helmi mengkampanyekan bahwa penyakit ini bukanlah dosa, melainkan suatu kondisi yang memerlukan perawatan. Dalam konteks ini, targetnya adalah mengurangi angka kematian dan mencegah kasus baru.

“Oleh karena itu target kita yang meninggal nol karena harus melakukan pengobatan gitu, yang kedua juga tadi jangan sampai ada kasus baru,” ucap Wabup Garut.

Terakhir, Wabup Garut, menyampaikan, mengingat penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang bisa menular karena seks bebas, maka masyarakat diimbau untuk dapat terhindar dari pergaulan bebas ataupun seks bebas.

“Nah oleh karena itu, kita tidak mau ada kasus baru dengan meningkatkan pengetahuan terkait dengan HIV/AIDS atau bahaya HIV/AIDS, kita juga harus tahu tentang bahaya narkoba, karena salah satu yang menyebabkan HIV/AIDS itu adalah salah satunya adalah narkoba,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Garut, Asep Surachman, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari AIDS Sedunia, mencakup Fun Run, senam trampolin, dan workshop/talkshow untuk memberikan wawasan HIV/AIDS kepada siswa SMA di Kabupaten Garut.

“Di usia-usia rentan inilah yang kita harus berikan informasi seutuhnya tentang HIV/AIDS dan upaya pencegahannya,” ujarnya.

Asep memaparkan, jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut cukup mengkhawatirkan, di mana pada tahun lalu kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut berada di angka 212 kasus, dan di tahun ini hingga bulan Oktober kemarin telah ditemukan 201 kasus HIV/AIDS baru, serta pasien HIV/AIDS yang meninggal dunia berjumlah 25 orang.

Kabid P2P Dinkes Garut menyampaikan beberapa upaya yang telah pihaknya lakukan yaitu _screening_ terhadap populasi rentan diantaranya seperti ibu hamil, komunikasi LSL (Lelaki Seks dengan Lelaki), komunitas waria, komunitas pelaku seks bebas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Badan Pemasyarakatan (Bapas), Rumah Tahanan (Rutan), dan penderita TBC.

“Kita ambil target kita tahun ini 62.225 ya, harus dikejar untuk mengetahui bagaimana yang 60 ribu ini ada ditemukan yang baru atau engga. Ternyata tadi ditemukan 201 dan sebagian besar ternyata pada yang memiliki perilaku seks menyimpang yaitu LSL,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperkuat pertahanan keluarga dan keharmonisan keluarga, karena keluarga yang tangguh akan memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, sebagai dasar yang paling fundamental. Selain itu, masa transisi dari remaja ke dewasa dinilai sangat rawan, maka dari itu harus diberikan penyuluhan, sosialisasi, serta pendidikan agama yang kuat.

“Harapannya Garut tahun depan kita turun kasus HIV/AIDS jangan ditemukan lagi banyak kita mesti turunkan dengan cara hari ini salah satunya dengan mengkampanyekan, kita tahun 2030 harus tereliminasi HIV/AIDS di Garut,” ucapnya.

Pihak Dinkes Garut berkomitmen untuk melakukan screening terhadap populasi rentan, termasuk ibu hamil, LSL, waria, dan narapidana. Upaya ini dilakukan untuk mencapai target screening sebanyak 62.225 orang tahun ini, dengan harapan dapat mengurangi kasus HIV/AIDS di masa mendatang.

(AR)**

Berita Terkait

Api Melalap Rumah Jurnalis di Palembang, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Perhatian
Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta
LANSIA YANG LOMPAT DARI JEMBATAN MUSI IV DITEMUKAN BASARNAS MENGAPUNG MENINGGAL DUNIA
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Biodigester AKSARA Hadir di Ciangsana, H. Udin Saputra Dorong Inovasi Pengolahan Limbah dan Energi Ramah Lingkungan
Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Perkuat Infrastruktur Desa, Pemdes Cikutamahi Mulai Peningkatan Jalan Kp. Tegal Peundeuy dengan Anggaran Rp220,97 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Junaidi Samsudin Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Ulama dan Belajar Sepenuh Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Uwes Wijaya Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Hari Santri Nasional 2026, DPC PPP Kabupaten Bogor Tegaskan Peran Santri sebagai Pilar Moral Bangsa Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Launching BKK Akselerasi 2026, Desa Gunung Putri Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 12 Program Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Hari Santri 2026, H. Udin Saputra dan Hj. Silvia Maharani: Santri Pilar Moral Bangsa, Penguat Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

KORVE Gerakan Indonesia Asri, Kades Citeureup Gugun Wiguna: Jangan Tunggu Lingkungan Kotor Baru Bergerak!

Berita Terbaru