Selamat ya rakyat, selamat memikul beban 30 tahun

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 12:39 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // Kereta cepat Jakarta-Bandung telah diresmikan presiden Jokowi pada senin 2 Oktober kemarin. Momen tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan pembayaran cicilan pokok serta bunga utang Indonesia kepada China.

Catatan kementrian keuangan menyebut: Total utang yang wajib dilunasi Rp 79 triliun dengan bunga 3,4% dan tenor 30 tahun.

Maka nilai pokok yang harus dibayarkan per bulan adalah Rp 79 triliun : 360 bulan = Rp 219,44 miliar. Selanjutnya Rp 219,44 miliar : 30 hari = Rp 7,9 miliar per hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara besaran cicilan bunga adalah Rp 79 triliun x 3,4% : 360 bulan = Rp 7,46 miliar per bulan. Selanjutnya Rp 7,46 miliar : 30 hari = 0,24 miliar per hari.

Ditambah tanggumgan beban utang seluruh BUMN Indonesia dalam KCIC Rp 226,9 miliar : 360 bulan = Rp 0,63 miliar per bulan. Selanjutnya Rp 0,63 miliar : 30 hari = Rp 0.021 miliar per hari.

Jika ditotalkan: cicilan pokok Rp 7,9 miliar per hari + cicilan bunga Rp 0,24 miliar per hari + beban BUMN konsorsium KCIC Rp 0.021 milar per hari = Rp 8,16 miliar per hari.

Jadi, selama 30 tahun ke depan, terhitung sejak 2 Oktober 2023 hingga 2 Oktober 2053, pemerintah meletakan beban kepada rakyat lewat APBN untuk membayar cicilan utang kereta cepat sebesar Rp 8,16 miliar per hari kepada Cina.

“Selamat ya rakyat, selamat memikul beban 30 tahun.”

(Ali cs)**

 

Berita Terkait

Pengawasan Anggaran hingga Peluang Kerja Sama Dibahas Dalam Pertemuan DPRD Jawa Barat dengan Kongres Republik Rakyat Tiongkok
Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi
Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025
‎83 Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 Disampaikan dalam Rapat Paripurna

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:20 WIB

Pengawasan Anggaran hingga Peluang Kerja Sama Dibahas Dalam Pertemuan DPRD Jawa Barat dengan Kongres Republik Rakyat Tiongkok

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:43 WIB

Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:54 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:51 WIB

Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:12 WIB

Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

‎83 Rekomendasi DPRD Jawa Barat atas LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025 Disampaikan dalam Rapat Paripurna

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:37 WIB

Pemdes Klapanunggal Tancap Gas Bangun Infrastruktur, Kades Gonon Turun Langsung Kawal Pengaspalan Jalan Warga

Berita Terbaru