85 Calon Kepala Desa di Kabupaten Bandung Ikuti Pelaksanaan Deklarasi Damai Tahun 2023

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 27 September 2023 - 16:26 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung || Satunews.id– sebanyak 85 calon kepala desa dari 22 desa pada 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Mengikuti pelaksanaan deklarasi damai pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2023 di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (27/9/2023).

Deklarasi damai Pilkades serentak ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto, jajaran Forkopimda, para camat serta pihak lainnya.

Usai giat tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan deklarasi damai ini digelar mengingat pada dasarnya pelaksanaan Pilkades lebih sensitif dibandingkan dengan Pilkada maupun Pileg.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu deklarasi damai ini, imbuh Dadang Supriatna merupakan upaya pencegahan dan antisipasi yang tidak diharapkan sebelum pelaksanaan Pilkades serentak.

“Tadi juga disampaikan oleh Pak Kapolresta Bandung, bahwa deklarasi damai ini sangat penting dan saya berharap pada hakekatnya siapapun yang terpilih nanti pada 11 Oktober 2023 mendatang ini adalah yang terbaik untuk kemajuan desa masing-masing,” tuturnya.

Bupati Bandung berpesan kepada para calon kepala desa ini, lebih mengedepankan visi misi atau gagasan.
“Jangan sampai mengedepankan ego, apalagi menjelekkan para calon kepala desa lainnya. Pada dasarnya, semua yang akan menjadi pemimpin atau calon kepala desa ini memiliki niat baik. Jangan sampai niat baik ini dicederai oleh hal-hal yang tidak diharapkan,” kata Bupati Bandung.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna berharap dalam pelaksanaan Pilkades serentak itu berjalan lancar dan sukses dan dapat meminimalisir berbagai potensi konflik yang akan terjadi.

Kang DS mengingatkan agar pelaksanaan Pilkades serentak ini jangan sampai melebihi tanggal 1 Nopember 2023. “Sebab akan menghadapi hajat nasional pada Februari 2024. Artinya, tiga bulan sebelum pelaksanaan Pileg 2024 harus sudah selesai Pilkades serentak tersebut. Tentunya melalui proses dan tahapan.” katanya.

Kang DS mengungkapkan dalam pelaksanaan Pilkades serentak itu, panitia pemilihan kepala desa akan diuji kepiawaiannya dalam menggelar pelaksanaan Pilkades serentak itu. “Bagaimana caranya pelaksanaan Pilkades berjalan lancar,” ujarnya.

Ia juga berharap panitia Pilkades dan para camat harus jeli dalam menghadapi Pilkades serentak.
“Para camat harus terus mengawal pelaksanaan Pilkades serentak itu, sehingga pelaksanaan Pilkades baik dan lancar,” ujarnya.

Setelah dilaksanakan Pilkades pada 11 Oktober 2023, kata dia, panitia segera menyampaikan ke BPD untuk segera dilaksanakan rapat dan penetapan calon kepala desa terpilih untuk disampaikan kepada Bupati Bandung melalui Camat.
“Maka saya akan segera melantik keputusan hasil 11 Oktober 2023 tersebut. Jangan sampai terlalu lama dalam pelaksanaan pelantikan, karena ada beberapa desa yang harus segera mencairkan keuangan desa. Pembangunan hanya waktu 2,5 bulan, saya titip dan jangan sampai anggaran pusat tidak terserap karena persoalan teknis,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, bahwa pihaknya yang diberi amanah oleh Undang-Undang bertanggung jawab terhadap keamanan Kabupaten Bandung.
Ia mengatakan, para calon kepala desa sudah melaksanakan deklarasi damai, untuk diaplikasikan di lapangan. Kapolresta Bandung pun mengingatkan kepada calon kepala desa yang menang jangan jumawa dan sombong. “Yang belum terpilih jangan sampai pakai cara-cara murahan, misalnya menyebutkan panitianya curang dan sebagainya,” katanya.

Kusworo menegaskan, siapapun yang melakukan penghasutan akan terkena pasal pidana. “Jadi yang menghasut bisa dipidana juga. Tidak menghasut, tapi memberikan informasi yang bisa memprovokasi massa bisa kena pasal penghasutan,” ujarnya.

Bagi ada yang merasa ada kecurangan-kecurangan, imbuh Kusworo, sampaikan melalui mekanisme yang ada.
“Ada panwas disitu, ajukan keberatan secara konstitusional. Kita tetap jaga keamanan Kabupaten Bandung. Lalui prosesnya. Menanglah secara terhormat. Yang tidak terpilih, terima dengan terhormat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Bandung Tata Irawan mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak merupakan amanah yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.
“Bahwa pemilihan kepala desa dilaksanakan serentak seluruh di Kabupaten Bandung. Pelaksanaan Pilkades memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengatur dan mengelola pemerintahannya sendiri,” katanya.

Tata mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak di 22 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bandung, dengan jumlah 436 TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan daftar pemilih sementara sebanyak 199.052 orang.
“Pelaksanaan Pilkades serentak direncanakan 11 Oktober 2023,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan deklarasi damai ini untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkades serentak aman, damai, sukses tanpa ekses. “Dengan harapan dapat menjaga stabilitas keamanan, serta menjunjung tinggi semangat persatuan,” ujarnya.***

(DR)

Berita Terkait

2000 Jamaah Hadiri Penutupan Pengajian Kuliah Subuh Desa Kemang, Kades H.Entang Suana Bagikan 1.200 Botol Minyak Sayur
Penangkapan Mobil Box Miras Dikritik sebagai OTT, DPRD Panggil Satpol PP
Mengharukan Kades Tangkil Fikriana Bersimpuh Cuci Kaki Orang Tua Bukti Pemimpin Berakhlak Mulia
Karya Bakti Bersihkan Penyumbatan Kali Baru di Cibinong, Warga dan TNI Turun Tangan Cegah Banjir
Pemdes Sentul Kembali Tebar Berkah Ramadhan, 1.500 Takjil Dibagikan untuk Warga dan Pengguna Jalan
Percepatan Penanganan Pengaduan melalui WA Sampurasun Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi
Wakil Wali Kota Cimahi Sambut Peserta SSDN P4N LXIX 2026 Lemhannas: Cimahi, Kota Inklusif yang Ramah Tamu
Ramadhan Penuh Berkah! Pemdes Sukagalih Gelar Tarling di Masjid Miftahul Huda Warga Antusias 

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:06 WIB

Mudik Gratis Bandung Dilepas, 259 Warga Berangkat, Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:38 WIB

Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:50 WIB

Benahi Total Layanan, Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu Tunjukkan Lompatan Kinerja

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:44 WIB

Ngaku Jaksa dan Tipu Korban, Kejati Jabar Amankan “Pejabat Gadungan” di Bogor

Senin, 16 Maret 2026 - 22:27 WIB

Rapat Paripurna DPRD Bogor: Bupati Rudy Susmanto Lantik Kades Gunung Picung PAW dan Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 16 Maret 2026 - 20:48 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Inspektorat Kota Cimahi Salurkan Santunan untuk Puluhan Santri Yayasan Al Badru

Senin, 16 Maret 2026 - 20:44 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Cimahi Gelar Apel Pasukan Pengamanan Arus Lalu Lintas

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:30 WIB

2000 Jamaah Hadiri Penutupan Pengajian Kuliah Subuh Desa Kemang, Kades H.Entang Suana Bagikan 1.200 Botol Minyak Sayur

Berita Terbaru

Artikel

Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN

Selasa, 17 Mar 2026 - 18:38 WIB