BANDUNG – Tim Pentahelix Dayeuhkolot kembali turun langsung ke masyarakat. Kali ini, mereka melakukan penyemprotan saluran air kecil dan kerja bakti di RW 16, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk, Rabu (07/10/2026).
Pantauan awak media di lokasi, penyemprotan dilakukan pada sejumlah saluran kecil yang tergenang. Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot, MUI Desa Citeureup, relawan PRIMA, dan warga setempat yang bersama-sama membersihkan area permukiman.
Upaya pencegahan ini menjadi perhatian di tengah kondisi sejumlah warga yang dilaporkan sedang sakit. Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta berkaitan dengan demam berdarah dengue (DBD). Karena itu, menjaga kebersihan dan menghilangkan genangan menjadi langkah antisipasi yang perlu dilakukan.
Warga setempat menyambut baik kegiatan gotong royong tersebut. Kepedulian bersama dinilai penting agar kebersihan kawasan permukiman tetap terjaga dan potensi gangguan kesehatan dapat diantisipasi sejak dini.
MUI Citeureup, Adi Setiadi, turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan kerja bakti.
Menurutnya, Aksi ini menunjukkan bahwa gerakan Pentahelix Dayeuhkolot tidak hanya berkaitan dengan persoalan banjir dan sampah tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat melalui kegiatan kebersihan dan pencegahan masalah kesehatan berbasis lingkungan.
“Selain membersihkan saluran, masyarakat diimbau rutin menguras dan menutup tempat penampungan air serta menghilangkan genangan yang berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak,” pesannya.
(Asp)


























