Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, Pemkab Bandung Gelar Workshop Evaluasi RSUD BEDAS

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:50 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mendorong kemandirian lima RSUD BEDAS. Komitmen itu ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Workshop Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Hotel Sutan Raja, Soreang, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh direktur, jajaran struktural, penanggung jawab mutu, kepala instalasi, dan pengelola keuangan dari lima RSUD BEDAS, yaitu Kertasari, Cimaung, Arjasari, Tegalluar, dan Pacira.

KDS menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Ia menyoroti masih rendahnya tingkat utilisasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah RSUD BEDAS, seperti Arjasari yang baru mencapai 14 persen, Tegalluar 40 persen, Cimaung 47 persen, dan Kertasari di bawah 50 persen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyebabnya beragam, mulai dari belum adanya kerja sama dengan BPJS hingga proses akreditasi yang masih berjalan. Ini menjadi catatan kami untuk segera dituntaskan,” ujar KDS

Ia meminta para direktur menyusun rencana bisnis anggaran (RBA) yang matang, menetapkan indikator mutu terukur, serta mempercepat waktu tunggu pasien, respons IGD, dan kepuasan layanan. Menurutnya, visi dan misi rumah sakit harus selaras dengan visi Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS, Maju, dan Berkelanjutan.

“Tanpa perencanaan yang matang, pelayanan tidak akan maksimal. Tetapkan indikator mutu yang terukur, jangan hanya jadi rutinitas administrasi,” tegasnya.

KDS juga menekankan pentingnya keseimbangan peran antara pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit.

“Kami pemerintah daerah siap mendukung seluruh rumah sakit, tapi Bapak-Ibu persiapkan pelayanan yang optimal di rumah sakit masing-masing. Jangan kami sudah siap, tapi di lapangan tidak jalan,” katanya.

Ia meminta pasca pertemuan ini masing-masing rumah sakit expose langsung kepadanya.

“Saya minta masing-masing rumah sakit expose langsung kepada saya. Tidak boleh digabung, karena kebutuhan tiap rumah sakit berbeda,” tegas KDS.

KDS juga menyampaikan komitmennya memperjuangkan tambahan anggaran PBI di RKPD 2027. Saat ini baru terpasang Rp113 miliar, sementara kebutuhan kerja sama BPJS selama 12 bulan memerlukan tambahan sekitar Rp50 miliar.

“Kalau pemda tidak bisa bekerja sama dengan BPJS, praktis seluruh PBI dinonaktifkan dan tidak bisa dilayani di semua faskes. Ini yang harus kita hindari,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Dr. Hanhan Siti Hasanah, M.H melaporkan bahwa tiga RSUD BEDAS Kertasari, Cimaung, dan Tegalluar sudah bekerja sama dengan BPJS. RSUD Arjasari sedang proses akreditasi dan pengajuan kredensialing BPJS, sedangkan RSUD Pacira tengah mempersiapkan survei akreditasi. Kelimanya sudah memiliki izin operasional dan siap melayani masyarakat.

“Sekitar 90 persen pendapatan RSUD berasal dari BPJS. Karena itu, kelancaran kerja sama ini sangat menentukan keberlanjutan layanan,” ujar Siti.

Ia menambahkan, hingga kini seluruh kebutuhan RSUD BEDAS, baik SDM, sarana prasarana, alat kesehatan, obat, maupun BMHP, masih sebagian besar disubsidi APBD. Ke depan, kelima RSUD didorong mampu membiayai dirinya sendiri melalui penguatan BLUD dan peningkatan pendapatan.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo)

Berita Terkait

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.
Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah
Kades Sayati Apresiasi Kunjungan Gubernur Jabar, Penanganan Banjir Jadek Diharapkan Segera Tuntas
Pentahelix Dayeuhkolot Normalisasi  Saluran, Berjibaku dengan Lumpur Demi Cegah Banjir
Pentahelix Dayeuhkolot Semprot Saluran Kecil, Cegah Genangan Jadi Sarang Nyamuk
Kesbangpol Kabupaten Bandung Dorong Pemuda dan Ormas Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Ketua Karang Taruna Banjaran Apresiasi Pembinaan IKT, Dorong Generasi Muda Lebih Aktif
Terobosan Pentahelix Dayeuhkolot, Akan Gandeng Karang Taruna Percepat Penanganan Banjir

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru