Survei Digdaya Polling & Strategy: Mayoritas Publik Puas dengan Program MBG

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 20:49 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  Digdaya Polling & Strategy merilis hasil survei nasional terbarunya yang menunjukkan mayoritas publik menyatakan setuju dan merasakan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (7/9/2026).

Survei mencatat 63,5 persen responden yang mengenal program ini menyatakan setuju atau sangat setuju terhadap MBG, sementara 52,5 persen mengaku program tersebut memberi dampak langsung bagi rumah tangga mereka.

Survei digelar pada 22–31 Juli 2026 terhadap 1.200 responden yang tersebar secara nasional dan dipilih secara acak sistematis, dengan margin of error ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim, menjelaskan bahwa MBG merupakan program pemerintah yang paling dikenal publik dibandingkan seluruh program unggulan lainnya, dengan tingkat pengenalan mencapai 93,3 persen.

“MBG praktis dikenal oleh hampir seluruh responden survei kami. Ini menjadikannya program dengan eksposur tertinggi di antara seluruh program unggulan Presiden Prabowo, jauh di atas Koperasi Desa Merah Putih (84,4%) maupun Cek Kesehatan Gratis (68,5%),” kata Fadhil.

Meski dikenal luas, Fadhil menekankan bahwa tingkat dukungan terhadap MBG (63,5%) relatif lebih rendah dibandingkan program-program lain yang tingkat pengenalannya lebih kecil, seperti Kesejahteraan dan Kompetensi Guru yang justru memperoleh dukungan hingga 91,2 persen di antara yang mengenalnya.

“Ada semacam implementation gap di sini. Semakin luas sebuah program dikenal dan menyentuh keseharian masyarakat, semakin besar pula ruang publik untuk mengkritisi pelaksanaannya di lapangan. MBG paling banyak disorot justru karena paling banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi kepuasan atas pelaksanaan program, survei mencatat 44 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja MBG di lapangan. Persoalan utama yang paling banyak disoroti publik terkait MBG adalah dugaan korupsi (33,8%), diikuti oleh masalah tata kelola dan distribusi (26,0%).

“Publik pada dasarnya mendukung keberlanjutan program ini, tetapi menaruh perhatian besar pada aspek pengawasan dan tata kelola anggarannya. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat transparansi pelaksanaan MBG di lapangan,” jelas Fadhil.

Fadhil menambahkan, MBG bersama Cek Kesehatan Gratis (CKG) tercatat sebagai program yang manfaatnya paling merata dirasakan lintas kelompok sosial-ekonomi, termasuk kelompok berpendidikan rendah yang selama ini relatif kurang terjangkau oleh program-program besar lainnya.

“Dari sisi demografi, manfaat MBG paling banyak dirasakan kelompok usia Milenial (58,3%), sementara kelompok Baby Boomer paling rendah (40,3%). Tapi yang menarik, MBG dan CKG adalah dua program yang paling inklusif — dampaknya dirasakan relatif merata di semua lapisan masyarakat, tidak hanya kelompok tertentu,” katanya.

Ia juga mencatat bahwa pengalaman merasakan manfaat MBG berkorelasi dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo secara keseluruhan. Warga yang merasakan dampak langsung MBG cenderung menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Presiden yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak merasakannya.

“MBG menjadi salah satu program yang paling kuat menggerakkan persepsi publik terhadap kinerja Presiden. Ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dan perbaikan tata kelola MBG punya nilai politik yang signifikan bagi pemerintah,” pungkas Fadhil. (Red)

Berita Terkait

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026
Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar
H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif
Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya
Prabowo Salurkan Becak Listrik di Cimahi, Bambang Purnomo Apresiasi Perhatian bagi Pengayuh Becak Lansia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru