Pemprov Jabar Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah pada 2029

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 11:40 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jabar Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah pada 2029

 

KOTA BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barar menargetkan menjadi provinsi pertama yang bebas dari anak tidak sekolah (ATS) pada 2029. Untuk mewujudkan target tersebut, salah satu yang dilakukan yaitu mendorong transformasi di dalam pemerintahan, mulai dari transformasi ASN, kelembagaan, hingga manajemen kinerja.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Jabar Herman Suryatman berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi atau yang biasa dikenal Kang Dedi Mulyadi.

“Jadi 2029 Jawa Barat itu provinsi pertama menargetkan anak yang bebas dari tidak sekolah (ATS),” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Workshop Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah Provinsi Jawa Barat, Hotel Mercure Kota Bandung, Senin (31/8/2026) malam.

Pemda Provinsi Jawa Barat, lanjut Herman, berkomitmen untuk mempercepat pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Upaya tersebut kini tidak lagi dipandang sebatas program pemerintah, melainkan sebagai kebutuhan strategis untuk memastikan setiap anak di Jawa Barat memperoleh hak dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.

Menurut Herman, penanganan ATS membutuhkan gerak bersama dan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghasilkan langkah yang tepat sasaran.

Herman pun menekankan pentingnya kualitas data sebagai fondasi pengambilan kebijakan. Data mengenai anak tidak sekolah harus mampu menggambarkan kondisi secara akurat, sehingga pemerintah dapat menentukan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Good data, good decision, good result,” sebut Sekda Herman.

Data yang baik, menurut Sekda Herman, akan menghasilkan keputusan yang tepat dan pada akhirnya memberikan hasil yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

(Red/HMS) **

Berita Terkait

Kejari Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah  
Kunjungan Reses Dapil 1 DPRD Kota Palembang: Euforia Bar & Resto
Reses Dapil 1 DPRD Kota Palembang: Di QQ KTV Kota Palembang Square
Hadapi Karhutla dan Asap Lintas Batas, Tony Saputra Dorong Polri Perkuat Collaborative Policing 
KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla
Warga Sebut Tiga Sosok DPRD Pali Yang Bisa Diandalkan
Reses Dapil IV, DPRD Palembang Dorong Sekolah Lebih Layak dan Pelayanan Kesehatan Maksimal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:11 WIB

Operasi Jaran Libas Lodaya 2026, Polrestabes Bandung Ungkap 19 Kasus dan Amankan 20 Pelaku

Selasa, 1 September 2026 - 14:00 WIB

Masuk 12 Besar WJIC 2026, Pasar Kosambi Dibidik Jadi Proyek Investasi Unggulan Bandung

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPRD-Pemkot Bandung Sepakati Pembangunan Gedung Inspektorat dan RSUD dengan Skema Tahun Jamak

Selasa, 1 September 2026 - 13:12 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Majelis Taklim Se-Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Silaturahmi Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Farhan: Integrasi Layanan Hukum Harus Permudah Warga dan Buka Akses Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:16 WIB

603 KPM Desa Karyamekar Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tiga Bulan Disalurkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Bandung Bersiap Sambut Rakernas JKPI XIII 2027, 79 Kota dan Kabupaten Berpotensi Hadir

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Bandara Husein Kembali Ramai, Disbudpar Bandung Perkuat Branding Kota dan Angkat Karya Difabel

Berita Terbaru

Berita

Kejari Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah  

Selasa, 1 Sep 2026 - 18:12 WIB