Bandara Husein Kembali Ramai, Disbudpar Bandung Perkuat Branding Kota dan Angkat Karya Difabel

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:39 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Husein Kembali Ramai, Disbudpar Bandung Perkuat Branding Kota dan Angkat Karya Difabel

Satunews.id, Kota Bandung – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial.

Penguatan branding dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung, pengelola bandara, serta sektor swasta. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan identitas Kota Bandung sejak wisatawan maupun penumpang pertama kali tiba di kota ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, Bandara Internasional Husein Sastranegara memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk menuju Kota Bandung. Karena itu, karakter dan identitas Bandung perlu ditampilkan secara kuat melalui berbagai elemen visual dan pengalaman penumpang.

“Pemerintah Kota Bandung kolaborasi dengan bandara, ada pihak swasta juga. Kita dari kami cukup intensif untuk me-branding Kota Bandung. Tentunya ini belum tuntas, terus akan kita makin matangkan,” ujar Adi di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Salah satu bentuk penguatan branding dilakukan melalui penggunaan ornamen dan visual yang merepresentasikan identitas Bandung. Di area bandara terdapat tempat duduk serta elemen berbentuk kabin yang menjadi bagian dari konsep visual tersebut.

Selain itu, terdapat layar LED berukuran panjang hingga sekitar 10 meter yang menampilkan berbagai pesan bernuansa Bandung.

Sejumlah ungkapan khas seperti “wilujeng landing” dan “sampurasoon” turut digunakan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih khas bagi penumpang sejak pertama kali tiba di Kota Bandung.

“Yang menjadi ikon itu di sana sudah ada tempat duduk kemudian ada kabin. Itu khas. Apalagi dengan LED yang panjang sampai 10 meter dan menampilkan kata-kata yang Bandung,” katanya.

Adi menyebut konsep branding tersebut telah mendapat persetujuan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan dikembangkan melalui kolaborasi bersama desainer.

Penguatan citra Bandung di Bandara Husein tidak hanya dilakukan melalui ornamen dan visual khas kota. Disbudpar juga menghadirkan karya seni yang membawa pesan tentang inklusivitas.

Salah satunya berupa lukisan karya penyandang disabilitas Muhammad Syafiq atau yang akrab disapa Oki. Karya tersebut sebelumnya ditampilkan dalam rangkaian Asia Afrika Festival.

Menurut Adi, karya tersebut memiliki nilai penting untuk ditampilkan di ruang publik bandara karena tidak hanya mengandung unsur seni, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa Bandung merupakan kota yang terbuka dan memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk berkontribusi.

“Dibuatnya juga oleh difabel. Kalau buat Pak Wali, Bandung itu kota inklusif, kota yang sangat terbuka. Siapa pun bisa memberikan kontribusi buat Kota Bandung,” kata Adi.

Kehadiran karya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi branding Bandung yang tidak hanya mengedepankan destinasi dan budaya, tetapi juga nilai keterbukaan, kreativitas, dan inklusivitas.

Sementara itu, Disbudpar Kota Bandung masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Penerbangan perdana Garuda Indonesia kembali melayani Bandara Husein Sastranegara pada 14 Agustus 2026. Karena operasionalnya baru berjalan sekitar setengah bulan, Disbudpar akan melakukan evaluasi bersama pengelola bandara.

“Kita mungkin akan evaluasi ini di bulan Agustus seperti apa. Penerbangan juga karena baru bulan pertama, bahkan setengah bulan. Kita nanti koordinasi juga dengan pihak bandara,” katanya.

Evaluasi tersebut mencakup stabilitas frekuensi penerbangan hingga jumlah penumpang yang menggunakan Bandara Husein Sastranegara.

Adi menilai, kembali aktifnya penerbangan komersial berpotensi memberikan dampak paling besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Bandung.

“Kalau saya melihat yang sangat akan berubah itu adalah jumlah kunjungan wisman, wisatawan mancanegara. Mungkin ini akan lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya,” ujarnya.

Dengan penguatan branding dan peningkatan konektivitas penerbangan, Pemkot Bandung berharap Bandara Internasional Husein Sastranegara tidak hanya menjadi pintu masuk transportasi, tetapi juga menjadi ruang pertama untuk memperkenalkan karakter, budaya, kreativitas, serta semangat inklusivitas Kota Bandung kepada para pengunjung.

(dewi)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru