12 Juta Perjalanan ke Bandung pada Semester I 2026, Disbudpar Optimalkan Potensi Ekonomi Pariwisata

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

12 Juta Perjalanan ke Bandung pada Semester I 2026, Disbudpar Optimalkan Potensi Ekonomi Pariwisata

Satunews.id, Kota Bandung – Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan mobilitas yang tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat sekitar 12 juta perjalanan atau travelers hingga semester I 2026.

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, angka tersebut menggunakan pendekatan jumlah perjalanan (travelers) yang memiliki cakupan lebih luas dibandingkan indikator wisatawan dalam penghitungan teknokratik pemerintah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau jumlah perjalanan sekarang itu sudah mainnya ke travelers, ke jumlah perjalanan. Itu sudah sampai angka 12 jutaan,” ujar Adi di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas menuju Bandung dan bahkan terlihat lebih besar jika dibandingkan dengan target teknokratik jumlah wisatawan yang ditetapkan Pemerintah Kota Bandung.

Adi menyebut target teknokratik kunjungan wisatawan tahun 2026 berada di kisaran 9,6 juta perjalanan. Namun, indikator tersebut memiliki definisi yang lebih spesifik karena berkaitan dengan perjalanan yang dilakukan untuk mengunjungi objek-objek wisata.

Sementara itu, konsep travelers mencakup seluruh orang yang melakukan perjalanan menuju Bandung, termasuk mereka yang datang untuk kepentingan bisnis, pekerjaan, pendidikan, maupun urusan pribadi.

“Travelers itu mereka yang bepergian. Bisa perjalanan bisnis, bisa perjalanan mungkin ada dinas dari kantor-kantor pemerintahan. Bisa juga orang tua yang sedang mencari anaknya untuk sekolah. Pokoknya berbagai kemungkinan dia melakukan perjalanan,” jelasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, lanjut Adi, juga menunjukkan jumlah perjalanan menuju Bandung berada di kisaran 25 juta travelers dalam satu tahun.

“Tahun 2025 saja dari BPS menyebutkan 25 jutaan. Kalau 2026 selama satu semester 12 jutaan. Jadi memang kelihatannya stabil di angka 25 juta travelers,” katanya.

Tingginya mobilitas tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar bagi Kota Bandung. Meski tidak seluruh travelers datang dengan tujuan wisata, keberadaan mereka tetap berpotensi memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi selama berada di Kota Bandung.

“Mereka tetap spending money di Bandung. Kemudian mungkin juga ada yang menginap di hotel di Bandung dan lain-lain,” ujar Adi.

Karena itu, Disbudpar Kota Bandung akan melakukan konsolidasi terhadap berbagai sumber data perjalanan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai mobilitas masyarakat serta potensi dampaknya terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Data perjalanan tersebut dapat berasal dari berbagai moda transportasi, antara lain kereta api, kendaraan yang melintas melalui pintu tol, serta bus.

Adi menilai pendekatan berbasis travelers penting untuk dianalisis karena dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai pergerakan manusia sekaligus peluang ekonomi yang ditimbulkannya.

“Angka yang dihitung dari perjalanan yang klasik seperti kereta api, lewat pintu tol, pakai bus, itu kita targetnya di angka hampir 10 jutaan tahun ini. Kita wisatawan. Tapi ternyata kalau travelers jauh lebih banyak,” katanya.

Kembali beroperasinya penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung juga diharapkan turut meningkatkan mobilitas menuju Kota Bandung, khususnya dari segmen wisatawan mancanegara.

Adi menyebut penerbangan Garuda Indonesia menjadi salah satu momentum penting dengan adanya penerbangan perdana pada 14 Agustus 2026.

“Kemarin inaugurasi pertama kali Garuda itu 14 Agustus. Kita mungkin nanti di awal September konsolidasi, kita coba lihat hitung-hitungannya seperti apa,” ujarnya.

Menurut Adi, dampak yang paling berpotensi terlihat dari kembali aktifnya penerbangan di Bandara Husein Sastranegara adalah peningkatan jumlah wisatawan mancanegara.

“Yang sangat akan berubah itu adalah jumlah kunjungan wisman. Mungkin ini akan lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya,” katanya.

Disbudpar Kota Bandung selanjutnya akan memantau perkembangan mobilitas wisatawan dan travelers untuk melihat sejauh mana peningkatan kunjungan tersebut memberikan dampak terhadap sektor hotel, kuliner, ekonomi kreatif, transportasi, perdagangan, serta sektor usaha lainnya.

Dengan konsolidasi data yang lebih baik dan dukungan konektivitas transportasi, Pemkot Bandung berharap tingginya mobilitas menuju Kota Bandung dapat dioptimalkan menjadi peluang untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru