Farhan Tegaskan Rotasi Pejabat Pemkot Bandung Berbasis Meritokrasi, Bukan Pemberhentian Mendadak

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:38 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farhan Tegaskan Rotasi Pejabat Pemkot Bandung Berbasis Meritokrasi, Bukan Pemberhentian Mendadak

Satunews.id, Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan pelantikan dan rotasi pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kota Bandung berlangsung secara rutin, normal, dan sesuai dengan prinsip meritokrasi.

Farhan menegaskan, tidak ada pemberhentian mendadak maupun kebijakan yang dilakukan di luar mekanisme kepegawaian. Setiap pergeseran jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi kinerja aparatur.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelantikan sekarang ini semuanya berjalan secara rutin dan normal. Tidak ada lonjakan-lonjakan, tidak ada pemberhentian mendadak. Di kewilayahan memang terjadi perubahan-perubahan, namun semua perubahan sesuai dengan skenario yang menggunakan prinsip meritokrasi,” kata Farhan usai pelantikan di Balai Kota Bandung, Senin (31/8/2026).

Dari puluhan pejabat yang dilantik, posisi tertinggi yang mengalami pergantian yakni Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung.

Sementara itu, pelantikan lainnya didominasi pejabat administrator dan pengawas di tingkat kewilayahan. Sejumlah jabatan yang mengalami perubahan antara lain lurah, sekretaris lurah, kepala bidang, kepala seksi, serta pejabat di lingkungan kecamatan.

Farhan menyampaikan, penataan organisasi masih terus dilakukan. Pemerintah Kota Bandung juga masih melakukan evaluasi terhadap sejumlah posisi dan wilayah tertentu guna memastikan struktur organisasi berjalan sesuai kebutuhan pelayanan pemerintahan.

Di sisi lain, Farhan mengakui masih terdapat satu jabatan kepala perangkat daerah yang belum terisi secara definitif, yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung.

Menurutnya, Pemkot Bandung tengah mengajukan kandidat yang berasal dari Kementerian Keuangan. Proses pengisian jabatan tersebut saat ini masih berjalan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Farhan menjelaskan, pengalaman dan pemahaman mendalam mengenai kebijakan fiskal menjadi salah satu pertimbangan dalam pengisian jabatan Kepala BKAD. Tantangan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang semakin kompleks membutuhkan pejabat dengan kompetensi yang sesuai.

“Kami mengajukan pejabat dari Kementerian Keuangan karena pengelolaan aset dan keuangan daerah saat ini sangat menantang. Transfer ke daerah juga mengalami perubahan format yang dinamis, sehingga dibutuhkan pejabat yang memahami proses pembentukan kebijakan di Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, proses pengisian jabatan tersebut tetap akan dilakukan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku serta melibatkan instansi terkait, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta BKN.

“Kalau kepala dinas yang masih kosong tinggal satu itu saja. Kami akan mengikuti seluruh prosedur yang telah ditentukan,” katanya.

Farhan optimistis penataan organisasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Bandung dapat berjalan lancar. Dengan komposisi aparatur yang sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, ia berharap roda pemerintahan semakin efektif serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penataan tersebut, lanjut Farhan, merupakan bagian dari upaya memastikan setiap aparatur menempati posisi yang sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi sehingga pemerintahan dapat bergerak lebih optimal.

(dewi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru