Kabupaten Bekasi – Darman Sah Alam secara resmi menyatakan diri sebagai Calon Kepala Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Pencalonannya diumumkan melalui materi kampanye yang disebar di ruang publik dan media digital.
Dalam visi yang diusungnya, Darman menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan syarat utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
“Terwujudnya pelayanan publik yang transparan adalah kunci untuk mencapai Desa Pantai Mekar yang Maju, Mandiri, Adil, dan Sejahtera. Masyarakat berhak mengetahui alokasi dan penggunaan anggaran desa secara jelas,” ujar Darman dalam keterangan tertulisnya, Senin 6 Juli 2026.
Sebagai putra daerah dengan latar belakang masyarakat pesisir dan pertanian, Darman mengaku memahami tantangan yang dihadapi Desa Pantai Mekar. Persoalan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan administrasi menjadi fokus utama program kerjanya.
Untuk mendukung visi tersebut, Darman menetapkan 6 prinsip dasar kepemimpinan, yaitu: MELAYANI, AMANAH, BERANI, MELINDUNGI, BERKOMITMEN, dan MEMBANGUN. Keenam nilai itu akan menjadi acuan dalam setiap kebijakan yang akan diambilnya kelak.
Prinsip MELAYANI dimaknai sebagai komitmen untuk menghadirkan pemerintah desa yang responsif terhadap kebutuhan warga. Sementara AMANAH diartikan sebagai integritas dalam bekerja secara jujur, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.
Nilai BERANI, jelasnya, diperlukan untuk mengambil kebijakan strategis demi kemajuan desa. Adapun MELINDUNGI merupakan bentuk jaminan negara terhadap hak-hak warga, khususnya kelompok nelayan, petani, dan masyarakat rentan di wilayah pesisir.
Darman juga menyoroti potensi besar Desa Pantai Mekar di sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata bahari yang belum dikelola secara optimal. Ia berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui program yang berkelanjutan.
“Pembangunan desa tidak dapat dilakukan secara sepihak. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun desa yang maju dan berkelanjutan melalui semangat gotong royong,” tegasnya. Slogan “BERSAMA KITA BISA” menjadi seruan utama dalam kampanyenya. (Her)


























