Mudik Gratis Bandung Dilepas, 259 Warga Berangkat, Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:06 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung resmi memberangkatkan 259 peserta program mudik gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026), dari Balai Kota Bandung.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dengan menggunakan lima unit bus menuju sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa, di antaranya Surabaya, Yogyakarta, Cirebon–Kuningan, serta Tasikmalaya–Banjar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Farhan menyampaikan bahwa program mudik gratis tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi transportasi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong perputaran ekonomi.

“Ini bukan sekadar layanan gratis. Ada pergerakan ekonomi ketika masyarakat kembali ke kampung halaman,” ujarnya.

Menurutnya, para perantau yang bekerja di Kota Bandung akan membawa sebagian penghasilannya ke daerah asal, sehingga ikut menggerakkan ekonomi lokal di kampung halaman masing-masing.

Meski demikian, program ini juga menuai catatan. Dengan jumlah peserta yang masih terbatas dibandingkan total pemudik, program mudik gratis dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat secara luas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa mayoritas peserta berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen.

Ia memastikan seluruh armada telah melalui pemeriksaan kelayakan, baik dari sisi teknis kendaraan maupun kelengkapan administrasi.

“Kami pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan aman untuk digunakan,” katanya.

Selain itu, pengemudi juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine guna memastikan keselamatan selama perjalanan.

Pemerintah Kota Bandung berharap program ini dapat membantu masyarakat menjalani mudik dengan aman dan nyaman. Namun ke depan, diperlukan evaluasi agar cakupan program dapat diperluas sehingga manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh.

(drj)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru