Pemkot Cimahi Pantau Harga Sembako Jelang Idulfitri, Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:09 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Satunews.id – Pemerintah Kota Cimahi melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta kepatuhan pedagang terhadap ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

Monitoring tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Cimahi bersama anggota yakni dari Komisi I dan dari Komisi II, serta didampingi jajaran .

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik perdagangan di wilayah , baik pasar rakyat maupun ritel modern.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan bahwa hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil menjelang Idulfitri.

“Hari ini kami bersama DPRD Kota Cimahi dan Disdagkoperin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun pasar modern. Secara umum harga masih relatif stabil,” ujarnya.

Namun demikian, terdapat kenaikan pada komoditas cabai rawit merah atau yang dikenal masyarakat sebagai cengek domba, yang saat ini mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram. Sementara harga cabai merah keriting dan cabai merah tanjung masih berada di kisaran di bawah Rp40.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga terpantau stabil. Daging sapi di pasar tradisional maupun ritel modern berada di kisaran Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging ayam sekitar Rp40.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp30.000 per kilogram.

Adhitia berharap kondisi harga tersebut tetap stabil hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Mudah-mudahan hingga satu minggu ke depan sampai hari H Idulfitri kondisi harga tetap stabil,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Disdagkoperin terus melakukan pemantauan harga secara berkala setiap hari untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun gangguan distribusi bahan pokok.

Apabila terjadi gejolak harga di pasar, pemerintah telah menyiapkan langkah intervensi melalui operasi pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Selain itu, pengawasan juga melibatkan unsur kepolisian melalui Satgas Pangan serta tim penegakan hukum di bidang ekonomi. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, tidak ditemukan pedagang yang menjual komoditas melebihi ketentuan harga eceran tertinggi.

“Pasokan sembako aman, distribusi juga lancar, termasuk ketersediaan BBM yang tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap penjualan parcel Lebaran yang mulai beredar di pusat perbelanjaan.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, , menekankan pentingnya transparansi informasi produk bagi konsumen. Menurutnya, parcel yang berisi berbagai produk makanan harus mencantumkan informasi yang jelas mengenai jenis barang dan masa kedaluwarsa produk.

“Karena parcel merupakan barang yang dikemas dalam satu paket, konsumen sering kesulitan mengetahui masa kedaluwarsa produk di dalamnya. Oleh karena itu, informasi barang dan tanggal kedaluwarsa harus tetap dapat diakses oleh konsumen,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan tersebut bersifat preventif untuk memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga. Hingga saat ini, Kota Cimahi belum pernah mengalami kasus terkait produk kedaluwarsa dalam parcel.

Pemerintah Kota Cimahi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran perdagangan di lapangan. Pengawasan akan terus diperkuat melalui tim gabungan bersama unsur TNI dan Polri serta jejaring kewilayahan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Melalui pemantauan rutin ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang.

(tini)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru