Komisi I DPR RI: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran

satu news 01

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 16:34 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPR RI: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran

Jakarta, 2 Maret 2026 – Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, mengimbau pemerintah Indonesia untuk mewaspadai eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran di kawasan Timur Tengah. Serangan Israel dan AS ke Teheran dan sejumlah kota lain di Iran pada Sabtu (28/02/2026) berpotensi memicu konflik yang lebih luas dan berdampak pada stabilitas politik regional serta ekonomi global.

“Untuk Indonesia, ini perlu dilihat secara bijak dan seksama. Kita perlu mencegah terjadinya eskalasi supaya tidak menjadikan konflik ini lebih luas. Sebaiknya semua pihak menahan diri,” ujar Sarifah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarifah menyoroti bahwa ketegangan di kawasan Timur Tengah dapat mempengaruhi pasar energi dunia, meningkatkan volatilitas harga minyak, dan menekan kepercayaan investor internasional. Selain itu, jalur perdagangan internasional yang melintasi kawasan tersebut juga berisiko terganggu apabila situasi keamanan memburuk.

“Ketegangan di Timur Tengah bisa memberikan efek bagi ekonomi global. Ini akan memengaruhi pasar energi dunia, investor global, dan jalur perdagangan,” jelasnya.

Sarifah menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak konflik. Ia meminta pemerintah melalui kementerian terkait dan perwakilan RI di luar negeri untuk memastikan kondisi serta keselamatan WNI di daerah rawan.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan keselamatan WNI yang sedang berada di daerah rawan tersebut. Hal utama adalah keselamatan mereka,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mengintensifkan komunikasi diplomatik dengan berbagai pihak guna meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan.

Perkembangan situasi di Iran dan respons komunitas internasional masih terus dipantau. Pemerintah Indonesia diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk meminimalkan dampak geopolitik terhadap kepentingan nasional sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri.

(Red) **

 

Berita Terkait

Gangguan Listrik Di Sebagian Wilayah Seberang ULU, Ini Penjelasan PLN
Diskon  PBB 100 % Di Bandung Bebas Denda Berlaku 1 Juli – 31 Desember 2026
Sekolah Rakyat Wyata Guna Buktikan 47 Siswa Desil 1-2 Punya Potensi Luar Biasa
Sinergi Umara dan Ulama, Polda Sumsel Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Sumatera Selatan
FLS3N Sumsel 2026 Jadi Ajang Lahirkan Talenta Seni dan Sastra Terbaik, 200 Lebih Siswa Siap Rebut Tiket Nasional
Semangat Hari Anak Nasional, Lapas Kelas I Palembang Gelar Upacara Peringatan
Perkuat Hak Sipil Warga Binaan, Lapas Palembang dan Disdukcapil Sinergi Validasi Data Kependudukan
Inovasi BAZNAS Kota Palembang: Pastikan Daging Paket Gizi Dikonsumsi, Bukan Dijual Kembali ​

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

PERSIB Awali Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan, Gol Barros Tumbangkan Arema FC

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:23 WIB

Pemkot Bandung dan LPM Perkuat Sinergi, Semangat Gotong Royong Jadi Pondasi Wujudkan Bandung Utama

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:17 WIB

HANI 2026: Farhan Perkuat Benteng Keluarga, Orang Tua Wajib Teken Pakta Integritas Cegah Anak Terjerumus Narkoba

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:55 WIB

Semarak Kades Cup 2026! Sebanyak 15 Tim Ramaikan Turnamen Sepak Bola Desa Hambalang, Perkuat Persatuan dan Sportivitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:31 WIB

Integritas Pers Dipertaruhkan! Wakil Ketua DPD PJPM Bogor Tegaskan Jurnalis Harus Berbasis Fakta, Bukan Kepentingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:07 WIB

KDM Gelar Sayembara Anti-Begal Pakai Dana Pribadi, Warga Berpeluang Raih Hadiah hingga Rp50 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pemkot Bandung Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Jawa Barat, Farhan: Jadi Motivasi Tingkatkan Kinerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:47 WIB

Gerakan Jabar Berseka Resmi Digelorakan, Pemerintah Targetkan 80 Persen Persoalan Sampah Tuntas pada 2029

Berita Terbaru