Sidak Awal Tahun, Kang DS Dorong Budaya Disiplin dan Lingkungan Sekolah Humanis

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:31 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KABUPATEN BANDUNG — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung pada Senin (5/1/2026). Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah awal tahun kerja untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Kang DS menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan. Selain menyoroti kedisiplinan, Kang DS juga melakukan peninjauan terhadap mutu kurikulum serta mengevaluasi kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar sebagai unsur penting dalam sistem pembelajaran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disiplin itu bukan hanya soal hadir tepat waktu, tapi juga tentang tanggung jawab, komitmen, dan keteladanan. Kalau aparatur dan pendidik sudah disiplin, maka kualitas pendidikan pasti akan meningkat,” tegas Kang DS.

Kang DS menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru sebagai teladan di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan agar para pendidik hadir lebih awal sebelum siswa datang ke sekolah. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya berkaitan dengan disiplin, tetapi juga bertujuan membangun hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik.

“Guru dan kepala sekolah harus menjadi contoh. Datang lebih awal, menyambut siswa dengan ramah, memberi rasa aman dan nyaman sejak mereka melangkah ke sekolah,” ujarnya.

Salah satu upaya sederhana namun bermakna yang ditekankan Kang DS adalah membiasakan guru menyambut siswa dengan salaman sebelum memasuki kelas. Pendekatan humanis tersebut diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Hal kecil seperti menyambut siswa dan bersalaman bisa membangun ikatan emosional yang kuat. Ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” kata Kang DS.

Lebih lanjut, Kang DS menyampaikan bahwa suasana sekolah yang hangat dan penuh perhatian juga menjadi langkah preventif dalam meminimalisasi kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang sehat, bebas dari rasa takut, dan penuh dengan nilai-nilai saling menghargai.

Dalam sidak tersebut, Kang DS juga berdialog langsung dengan jajaran Dinas Pendidikan untuk menyerap berbagai masukan terkait tantangan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung, mulai dari pemerataan kualitas guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan manajemen sekolah agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kang DS menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan sektor pendidikan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kualitas SDM, pembaruan sistem pembelajaran, maupun penguatan karakter peserta didik sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Melalui sidak ini, Kang DS berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung terus meningkat seiring dengan penguatan disiplin, profesionalisme, inovasi, serta keteladanan seluruh insan pendidikan demi mewujudkan generasi Bandung yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy

Berita Terkait

Puluhan Tahun Crossing TCI Tak Dibersihkan, Sekda Jabar, Pentahelix Dayeuhkolot dan Camat Bersinergi
Dari Kolong Flyover Jadi Sentra Kuliner, Pemkot Bandung Resmikan Anderpas
Kembalikan Fungsi Trotoar dan Drainase, Kecamatan Baleendah Bongkar Bangunan Liar di Jalan Siliwangi
Pasawahan Alokasikan Sebagian Hadiah untuk Dua Rumah Pompa, Pentahelix Siap Kawal Pembangunan
Dijuluki Republik PKB, Kabupaten Bandung Jadi Role Model Kepemimpinan Partai
Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:40 WIB

Insiden Maut di Cut Mutia Bekasi Bukan Salah Sopir Semata, Ini Kegagalan Sistem Transportasi Kemenhub

Minggu, 1 November 2026 - 14:08 WIB

Perlunya Keterwakilan Pers dalam Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya!

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Pilkades Karang Bahagia Berujung Sengketa, LSM Ganas: DPMD Harus Tanggung Jawab!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:42 WIB

Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:00 WIB

Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Kabid SDA SDABMBK Kabupaten Bekasi Disorot, Diduga Miliki CV Keluarga di Proyek Konstruksi

Senin, 16 Februari 2026 - 17:50 WIB

Ironis, Peredaran Tramadol di Bantar Gebang Masih Marak Jelang Bulan Suci Ramadhan

Berita Terbaru