Pentahelix Inisiasi Kerja Bakti Massal, Masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot Antusias

satu news 01

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:00 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot serta jajaran pemerintahan desa dan kelurahan se-Kecamatan Dayeuhkolot melaksanakan kegiatan Gebyar Kerja Bakti massal secara serentak, Minggu (4/1/2026).

Kerja Bakti massal ini diikuti oleh ribuan warga di 4 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Dayeuhkolot yakni Desa Citeureup, Sukapura, Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan dan Kelurahan Pasawahan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayuhkolot Tri Rahmanto mengatakan Gebyar Kerja Bakti ini dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Dayeuhkolot akibat intensitas hujan tinggi saat ini.

Program Kerja Bakti Massal ini juga merupakan program terobosan Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot guna membangun partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangani atau minimal mengurangi permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Alhamdulillah kegiatan Kerja Bakti Serentak dapat terlaksana dengan lancar dan sesuai rencana. Namun sangat disayangkan hanya Desa Dayeuhkolot yang tidak melaksanakan kerja bakti tersebut,” ujar Tri Rahmanto.

Tri mengaku sangat gembira melihat antusiasme masyarakat yang secara kompak bergotong royong mengikuti Kerja Bakti Serentak dengan kesadaran mereka sendiri. Sejak pagi, tua-muda, laki-laki-perempuan sudah berkumpul di jalan protokol desa dan kelurahan masing-masing.

Masyarakat yang dipimpin oleh Kepala Desa, Lurah dan para Ketua RW-nya bersama Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, bahu membahu membersihkan saluran drainase, selokan, memunguti sampah dan mengangkat sedimentasi lumpur yang memenuhi saluran air.

Tak hanya itu, masyarakat juga dengan semangat membersihkan rumput dan sampah di sepanjang jalan desa dan area publik lainnya. Alhasil, selokan dan drainase tampak bersih dari sampah dan sedimentasi setelah dibersihkan.

“Setelah dibersihkan oleh masyarakat aliran air di selokan dan drainse menjadi lancar dan tidak tersumbat. Semoga kerja bakti ini bukan hanya membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat, tapi juga membuat lingkungan bebas dari banjir,” tutur Tri Rahmanto.

Semangat Bedas terlihat di setiap titik Kerja Bakti. Di Kelurahan Pasawahan misalnya. Ratusan warga kompak turun ke jalan dan selokan untuk membersihkan saluran air dan selokan yang mampet akibat tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur.

Bahkan warga secara swadaya berinisiatif memperbaiki gorong-gorong yang rusak dan seringkali menyebabkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan permukiman warga tergenang banjir.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengaku sangat mengapresiasi kekompakan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Pasawahan dalam Kerja Bakti Massal tersebut.

Gandung bahkan turun langsung untuk ikut mengangkut sampah, mengeruk lumpur dari selokan dan kotor-kotoran bersama masyarakat Kelurahan Pasawahan.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin masalah banjir ini dapat segera ditangani. Kami siap mendukung program Pentahelix untuk menangani banjir di Dayeuhkolot ini,” ujar Gandung.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan warga Desa Cangkuang Wetan. Selain membersihkan selokan, warga juga membersihkan sampah yang berserakan di sekitar jalan desa. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmayadi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga yang mana selama 5 tahun ini sudah rutin melaksanakan kerja bakti atau Jumsih (jum’at bersih).

“Kegiatan Kerja Bakti ini menunjukkan kesadaran dan komitmen warga Desa Cangkuang Wetan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Antusiasme dan semangat warga dalam kerja bakti ini patut diapresiasi,” ujar Kades Asep.

“Mereka bekerja sama dengan penuh sukarela demi mewujudkan lingkungan desa Cangkuang yang bersih, sehat, dan bebas banjir,” tambah Kades.

Asep berharap kegiatan Gebyar Kerja Bakti yang diinisiasi Panitia Pentahelix Dayeuhkolot ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa dalam mendukung program Pentahelik Penanganan Banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto kembali menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Dayehkolot, Para Kades, Lurah serta seluruh masyarakat Dayeuhkolot yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar Kerja Bakti tersebut.

“Keberhasilan penanganan banjir di Kecamatan Dayehkolot tidak hanya bergantung kepada Panitia Pentahelix, namun diperlukan adanya kolaborasi dengan semua stakeholder termasuk masyarakat sendiri. Jika kompak seperti ini kami optimistis dapat menyelesaikan permasalahan banjir ini,” tegas Tri.

Di samping itu, Tri memohon do’a dan dukungan dari seluruh pihak karena mulai Januari 2026 ini berbagai program Pentahelix untuk menangani banjir Dayeuhkolot akan segera dilaksanakan.

“Kerja bakti ini adalah pemanasan. Tapi kita sudah curi start istilahnya. Sebelumnya kami juga sudah melakukan upaya normalisasi saluran drainase dan selokan di beberapa titik,” jelasnya.

“Namun gongnya nanti kita mulai di pertengahan Januari ini dengan normalisasi sungai dan program lainnya. BBWS, PUTR dan Pentahelix akan turun langsung. Mohon do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Dayeuhkolot,” ungkap Tri. (**)

Berita Terkait

Dijuluki Republik PKB, Kabupaten Bandung Jadi Role Model Kepemimpinan Partai
Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru