Banyak Petani Berdasi Muncul di Pangalengan! Melangkah Dengan Leluasa

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:53 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Bandung,|| Meski di wilayah Pangalengan khususnya area PTPN sempat Viral diberbagai media dan Media Sosial, hingga Gubernur jawab Barat Kang Dedy Mulyadi turun langsung kelapangan.

” Namun hal tersebut tidak menjadi cambuk dan efek jera, karena para Donatur dan Invetor masih leluasa berkeliaran di lapangan tanpa ada Tindakan tegas dari pihak Kepolisian, “.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat lemahnya tindakan yang dilakukan jajaran Kepolisian, kembali terkuak ke permukaan puluhan Hektar Lahan PTPN diwilayah Malabar kembali terkuak ke Permukaan, “.

Berdasarkan pantuan tim investigasi media dilapangan terbukti kawasan perkebunan teh Malabar diperkirakan puluhan hektar telah jadi perkebunan teh sayuran.

Diperkirakan puluhan hektare wilayah perkebunan teh PTPN I Regional II Kebun malabar Afdeling malabar Blok Cikahuripan Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung kembali dijarah oleh pihak tertentu dalam satu tahun terakhir ini.

” Disebut sebut ada keterlibatan oknum Kepala Desa di lokasi tersebut, “.

Dalam beberapa bulan terakhir saja, tercatat dua insiden besar yang menghebohkan kawasan Perkebunan Teh Malabar. Kejadian pertama adalah penyerobotan lahan perkebunan oleh oknum warga, di mana dua hektare kebun teh di Blok Pahlawan dibabat habis pada April 2025 dan sempat memicu perhatian publik. Kamis (25/12/2025)

Meski telah dilaporkan, perusakan serupa kembali terjadi. Akhir November lalu, tiga titik lahan lainnya dengan luas mencapai puluhan hektare kembali digunduli oleh pihak lain.

Secara keseluruhan, dalam satu tahun terakhir, sekitar 150 hektare kebun teh telah hilang akibat penyerobotan dan pembabatan liar.

“Dalam pantauan Awak media, hilangnya kembali 10 hektare di Kebun malabar Afdeling malabar Blok Cikahuripan Afdeling ini memunculkan celah bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan status lahan yang melemah, terlebih ketika pengelola dinilai kurang sigap lemah dalam melakukan pengawasan.

Hasil dari investigasi awak media menyebut bahwa habisnya HGU mendorong PTPN melakukan alih kelola dengan pola kerja sama. Di tengah berkembangnya pariwisata Pangalengan, sebagian area kebun teh dikomersialkan sebagai objek wisata.

“HGU yang telah habis akhirnya dikerjasamakan dengan pihak lain agar PTPN tidak mendapat kerugian

Untuk itu,PTPN dapat mengajukan perpanjangan HGU atau mengembalikan lahan kepada negara, bukan membuka peluang alih fungsi yang tidak sesuai ketentuannya.

Perkebunan teh Malabar kini juga dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, baik oleh korporasi besar maupun pengelola kecil yang membangun spot swafoto di tengah kebun. Akibatnya, sebagian areal kebun terus menyusut.

Situasi diperparah oleh penyerobotan yang berakhir pada alih fungsi lahan menjadi pertanian hortikultura. Kondisi ini dianggap mengkhawatirkan lantaran tutupan lahan berkurang drastis dan meningkatkan risiko bencana.

“Pada musim hujan akan menimbulkan run off yang tinggi dan menggerus material tanah yang tidak menutup kemungkinan dapat memicu banjir bandang.***

Berita Terkait

Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.
Bandung Jewellery Fair 2026 Jadi Momentum StarGold Pusat Logam Mulia Perkenalkan Investasi Emas Terpercaya
Kadisdik Kabupaten Bandung Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Objektif dan Transparan
Sukses Menangi Pileg 2024, KDS Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung
9th Anniversary MC.BDG Nawawarna, Wadah Profesional MC Bandung Kian Berkembang
Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Bertanding
Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat
PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:22 WIB

Kang DS: Jangan Saling Menyalahkan, Saatnya Bersama Tuntaskan Persoalan Dayeuhkolot.

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:35 WIB

Kadisdik Kabupaten Bandung Monitoring SPMB, Pastikan Proses Berjalan Objektif dan Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

Sukses Menangi Pileg 2024, KDS Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

9th Anniversary MC.BDG Nawawarna, Wadah Profesional MC Bandung Kian Berkembang

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:25 WIB

Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Bertanding

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:54 WIB

Ketua DPRD Kab Bandung Renie Rahayu Gelar Program Boling, Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

PENGUKUHAN KEPENGURUSAN PENCAK SILAT MILITER DI WILAYAH KODAM III/SILIWANGI, PERKUAT PELESTARIAN BUDAYA DAN JIWA BELA NEGARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:25 WIB

DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru