Lotek Tjihapit: Ikon Kuliner Bandung yang Bertahan Sejak 1970

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:13 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Menjelang libur akhir tahun, Kota Bandung kembali menjadi destinasi favorit wisatawan, termasuk bagi para pencinta kuliner. Salah satu kawasan kuliner legendaris yang wajib dikunjungi adalah Cihapit. Di kawasan ini terdapat hidangan khas yang telah melegenda lintas generasi: Lotek Tjihapit.

Berlokasi di Jalan Mataram No. 2, Cihapit, Lotek Tjihapit dikenal dengan cita rasa autentik yang telah bertahan sejak 1970. Hingga kini, rasa khasnya tetap konsisten dan menjadi daya tarik utama para pelanggan setianya.

“Saya generasi ketiga. Sebetulnya Lotek Tjihapit itu sudah ada sejak 1969. Awalnya berjualan di depan tempat bakso. Lalu pada 1970 pindah ke Gang Cihapit dekat masjid. Resepnya turun dari nenek, kemudian ibu, dan sekarang ke saya,” ujar Pemilik Lotek Tjihapit, Nandar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nandar, rahasia kelezatan Lotek Tjihapit adalah ketekunan menjaga kualitas bahan dan mempertahankan resep keluarga yang diwariskan turun-temurun. Seluruh bumbu diulek dadakan, sementara sayuran dipilih dari bahan-bahan segar dan berkualitas.

Bumbu khas Lotek Tjihapit memiliki kombinasi rasa gurih dan manis yang pas, menyatu sempurna dengan sayuran pada setiap suapan. Konsistensi rasa inilah yang membuat pelanggan tetap setia sejak puluhan tahun lalu.

Tak hanya lotek, kedai ini juga menyajikan beragam menu masakan rumahan, antara lain Soto Bandung, ayam bakar, pindang tongkol, kepala kakap, sayur asem, ikan salem balado, aneka tumisan, berbagai sambal, rujak ulek, hingga tumpeng. Menu berganti setiap hari sehingga pengunjung memiliki banyak pilihan.

Bagi wisatawan atau warga yang berkuliner di kawasan Cihapit, Lotek Tjihapit menjadi lokasi yang tidak boleh dilewatkan. Cita rasanya yang otentik benar-benar menghadirkan sensasi “ngeunah” khas Bandung.

Lotek Tjihapit buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB. Dengan harga Rp25.000, pengunjung sudah bisa menikmati seporsi lotek legendaris yang kelezatannya tak lekang oleh waktu.

(drj)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru