Pemkot Bandung Bakal Perkuat Satgas Anti Rentenir di Tiap Kecamatan

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:44 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari jeratan rentenir.

Salah satu upaya strategis yang bakal digencarkan adalah pembentukan perwakilan Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir di setiap kecamatan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menuturkan wacana ini akan segera dibahas bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya akan bicarakan dengan Pak Wali agar di tiap kecamatan ada perwakilan Satgas Anti Rentenir. Ini penting supaya masyarakat merasa tenang dan terlindungi,” ujar Erwin di sela – sela menerima audiensi Satgas Anti Rentenir Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Rabu 4 Juni 2025.

“Kehadiran Satgas ini akan membantu mengawasi praktik-praktik pinjaman yang merugikan dan menyosialisasikan solusi yang lebih aman bagi warga,” imbuhnya.

Menurutnya, satgas ini tidak hanya bertugas mengedukasi masyarakat, tapi juga aktif mendatangi RW untuk memantau permasalahan di lapangan.

“Banyak warga yang tergiur karena proses pinjamannya mudah, tapi tidak sadar kalau bunganya sangat tinggi. Ini yang kita waspadai,” ujarnya.

Selain pengawasan, kata Erwin, Satgas juga akan berkolaborasi dengan berbagai program pemberdayaan sesuai dengan visi misi Bandung Utama, seperti UMKM Center, pusat kuliner, dan inkubasi bisnis yang akan hadir di 30 kecamatan.

“Ini bisa kita kolaborasikan dengan program yang kita rencanakan ini berjalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Anti Rentenir Kota Bandung, Saji Sonjaya mengatakan, hingga saat ini sudah ada 14 kecamatan yang menjalankan program Kampung Bersih Rentenir.

“Kita sudah mulai dari Sukajadi dan Ujungberung sebagai proyek percontohan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dalam satu tahun, Satgas Anti Rentenir menerima sekitar 500 laporan dari warga yang terjerat renternir.

“Dalam 1 tahun itu 500 laporan yang datang by name by address. Kita saring lagi itu apakah pinjam ke rentenir atau bukan?” tuturnya.

Menanggapi terkait peningkatan SDM per wilayah, Saji mengaku sangat siap agar koordinasi setiap kecamatan lebih masif.

“Kita effort-nya tinggi. Seorang anggota satgas, satu minggu menangani dua orang korban. Kita bagi per wilayah. Maka dengan adanya satgas per kecamatan lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Tatang Muhtar menegaskan, program ini merupakan langkah pionir di Indonesia.

“Hari ini kita manfaatkan momentum untuk menguatkan langkah-langkah yang sudah dilakukan. Penanganan rentenir yang terstruktur baru kita temukan di Bandung. Bahkan Gubernur Jawa Barat mengapresiasi dan mendorong program serupa di provinsi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Tris Avianti mengaku tengah memantau koperasi yang berpotensi menyalahgunakan praktik pinjaman.

“Ada koperasi yang dari luar kota, tapi beroperasinya di Bandung. Mereka ini menyusup lewat kedok koperasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah antisipasi dilakukan dengan pemberdayaan dan mediasi kepada masyarakat.

Salah satu bentuk pemberdayaan adalah mendirikan koperasi warga dalam program Kampung Bersih Rentenir (KBR).

Tak hanya tindakan kuratif, Satgas juga bekerja sama dengan OJK untuk memberi literasi keuangan sebagai langkah pencegahan.

“Kami juga bantu warga mengurus legalitas usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), ikutkan bazar, hingga membina usaha hidroponik. Bahkan ada warga yang bisa memanfaatkan lahan kosong untuk usaha dan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan atau konsultasi soal renternir, bisa menguhubungi call center Satgas Anti Rentenir Kota Bandung di nomor telepon 08112131020. Atau bisa datang langsung ke kantor satgas di Gedung Dekopin, Jalan Buahbatu No. 26 Bandung.

(red)
Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru