Pemkot cimahi menggelar operasi pasar bersubsidi (OPADI) di kelurahan cibeureum

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 09:02 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Satunews.id – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI).

Kegiatan ini diselenggarakan di Kelurahan Cibeureum pada Selasa (03/06). OPADI merupakan bagian dari program intervensi pemerintah dalam upaya pengendalian harga kebutuhan pokok di berbagai daerah.

Sebanyak 537 paket sembako bersubsidi dialokasikan untuk warga Cimahi dan didistribusikan bagi masyarakat kelurahan Cibeureum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paket sembako yang tersedia terdiri dari beras premium 5 kg, minyak goreng kemasan 2 liter, gula pasir 1 kg, dan tepung terigu premium 1 kg.

Dengan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp72.100 per paket, masyarakat hanya perlu membayar Rp73.000, dari harga awal Rp145.100.

Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana, menegaskan bahwa adi Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) yang merupakan kerjasama Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat dengan Disdagkoperin Kota Cimahi merupakan upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha yang biasanya harga harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

“Mudah-mudahan ini bisa sedikit membantu masyarakat dan Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah peduli terhadap masyarakat Kota Cimahi” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hella Haerani menyebutkan, Kelurahan Cibeureum dipilih sebagai titik pelaksanaan Opadi karena merupakan kawasan dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di Kota Cimahi.

“Ini berdasarkan hasil kajian. Di sini itu masyarakat dengan ketingkatan kemiskinan ekstrem tertinggi di Cimahi,” jelas Hella saat mendampingi Wali Kota.

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap distribusi OPADI agar tepat sasaran dan berjalan transparan. Selain itu, Wali Kota Cimahi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan operasi pasar ini secara bijak, serta mendukung keberlanjutan program serupa yang dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Turut hadir dalam penyerahan simbolis distribusi paket OPADI di kelurahan Cibeureum Kepala Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Nining Yuliastiani. Nining menegaskan bahwa intervensi harga tersebut bukan kebijakan asal-asalan.

Melainkan hasil dari analisis komprehensif terhadap dinamika harga, kondisi sosial ekonomi wilayah, hingga pemetaan kantong kemiskinan yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat.

“Kami maksimal operasi pasar bersubsidi di 15 kabupaten/kota, dan ini melalui analisis yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Nining

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan OPADI mampu memberikan manfaat nyata dalam meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang perayaan keagamaan Idul Adha yang seringkali diiringi dengan peningkatan kebutuhan konsumsi rumah tangga. (Bidang IKPS).

(red)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru