Sekda Buka Bimtek Pengintegrasian Peta Jalan Dan Rencana Aksi Pelibatan Laki-laki dalam Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:31 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Garut, Satunews.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengintegrasian Peta Jalan dan Rencana Aksi Pelibatan Laki-laki dalam Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) melalui Pendekatan Pemenuhan Kesehatan Reproduksi Tahun 2025 yang berlangsung di Fave Hotel, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (20/5/2025).

Acara ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam mewujudkan kesetaraan gender dan memenuhi hak kesehatan reproduksi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Garut menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan ini menjadi sangat berarti bagi kemajuan Kabupaten Garut, sekecil apapun langkah kita dalam memberikan pengayaan knowledge, psikomotorik, dan etika yang lebih dominan bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Sekda Garut menyoroti bahwa ketimpangan gender dalam masalah reproduksi masih menjadi tantangan besar, di mana isu ini seringkali dianggap hanya milik perempuan. Padahal, peran strategis laki-laki dalam mendukung hak kesehatan reproduksi dinilai belum optimal.

“PPRG menjadi instrumen penting untuk memastikan keadilan dan kesetaraan gender dalam kebijakan dan penganggaran,” tegas Sekda.

Oleh karena itu, diperlukan peta jalan dan rencana aksi yang terintegrasi, di mana pelibatan laki-laki menjadi pembaharu gerak dalam proses yang sistematis. Strategi ini mencakup pelibatan laki-laki sebagai agen pembaharu dalam keluarga, komunitas, dan kebijakan publik.

Sekda juga mengakui bahwa Kabupaten Garut pernah dihadapkan pada kasus-kasus kekerasan berbasis gender yang menjadi viral. Namun, melalui upaya DPPKBPPPA, berbagai treatment telah dilakukan, termasuk pendekatan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan.

“Kami juga menggandeng beberapa stakeholder terkait, baik psikolog maupun pihak eksternal, untuk memberikan penanganan yang lebih holistik,” jelasnya.

Tujuan utama kegiatan Bimtek ini adalah untuk memastikan bahwa semua program dan kebijakan di daerah, khususnya di Kabupaten Garut, memasukkan isu Pengarusutamaan Gender (PUG), kesehatan, dan isu pelibatan laki-laki.

Selain itu, Plt. Asisten Deputi KemenPPPA, Anggin Nuzula Rahma, menyampaikan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi pemahaman kepada para peserta terkait isu pengarusutamaan gender.

“Tahun lalu yang mengikuti dari Garut hanya satu orang, kami ingin memulai kembali brainstorming konsep-konsep isu gender yang spesifik di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Ia berharap, masing-masing stakeholder yang hadir dapat menggali isu di perangkat daerahnya dan menuangkannya dalam konsep perencanaan dan penganggaran.
Diharapkan program terkait pelibatan laki-laki ini tidak berhenti di Bimtek saja, melainkan dapat terus dikawal dan masuk ke dalam RPJMD perangkat daerah.

(Bang Nas)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

Program SASARSADESA Ciangsana Kian Nyata, Puluhan Calon Mahasiswa Serahkan Berkas Beasiswa ke IPWIJA untuk Wujudkan Generasi Unggul Desa
Dukung Swasembada Pangan, Satlantas Polres Bogor Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin
Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik
Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan
Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan 201 Bangunan di Jalan Terusan Pasirkoja, Trotoar dan Saluran Air Dikembalikan untuk Kepentingan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:59 WIB

Perdana Digelar, Kajian Muharram 1448 H Majelis Taklim MHABD Diserbu 700 Jamaah, Hadirkan Tokoh Nasional dan Ulama Ternama

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:54 WIB

Sekilas Catatan Pentahelix Dayeuhkolot: Dari Kolaborasi hingga Terwujudnya Normalisasi Cipalasari

Senin, 15 Juni 2026 - 14:09 WIB

Warga Sambut Baik Pembangunan JDU Tirta Raharja, Akses Air Bersih Makin Terjamin

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:24 WIB

Indomaret Fun Bike 2026 Jadi Magnet Baru Olahraga Masyarakat Bandung,

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pemilihan BPD Desa Bojongmalaka Berlangsung Demokratis, Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

Bandung Jadi Saksi Kejayaan Tenis Meja ASEAN, Indonesia Raih Trofi TTACC 2026 dan ONIC Sport Juara U-13 ‎

Berita Terbaru