Wali Kota Bandung Berencana Naikkan Honor Petugas Harian Lepas Kebersihan

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 14:33 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satunews.id- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku prihatin dengan rendahnya honor para petugas harian lepas kebersihan atau Gober (Gojeg Beresih). Untuk itu, Farhan berencana menaikkan honor para petugas kebersihan tersebut.

 

“Saya sangat prihatin karena honor pekerja harian lepas seperti Gober itu hanya Rp40 ribu per hari, untuk delapan jam kerja. Jauh banget,” ucap Farhan di sela-sela memantau kawasan Alun-alun Bandung, Jumat 18 April 2025.

 

Ia menyebut bahwa angka tersebut tidak layak jika dibandingkan dengan beban kerja yang diemban para petugas kebersihan, terutama di wilayah pusat kota yang padat dan sibuk.

 

Karena itu, Farhan menyatakan akan memperjuangkan kenaikan honor, sekaligus menambah jumlah Gober di Kota Bandung.

 

“Kami akan perjuangkan untuk menaikkan honor para Gober dan menambah jumlah petugasnya. Kita tidak bisa hanya mengandalkan alat, manusia juga harus dimaksimalkan,” tegasnya.

 

Farhan juga menyadari bahwa standar ideal adalah memberikan upah setara UMR kepada para Gober. Namun, ia realistis bahwa kondisi anggaran saat ini belum memungkinkan.

 

“Kalau berdasarkan aturan, seharusnya honor Gober itu UMR. Tapi kayaknya anggaran kita belum mampu. Kita akan kejar standar itu, minimal mendekati, sambil kita hitung strategi fiskalnya,” katanya.

 

Sebagai acuan, ia menyebut bahwa ada usulan honor sekitar Rp4 juta per bulan untuk petugas kebersihan di Jalan Pasteur. Usulan itu sedang dikaji, dan jika secara fiskal memungkinkan, akan diterapkan secara lebih luas.

 

Di luar itu, Farhan menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan publik di kawasan Alun-Alun Kota Bandung.

 

Farhan mengaku kerap mendapat kritik karena dianggap terlalu fokus pada kawasan pusat kota. Namun, ia menanggapi hal itu dengan tenang.

 

“Kami banyak mendapat kritikan. Disebut wali kota alun-alun dan sebagainya. Namun tidak apa-apa, mau bagaimana lagi, sebab kami tinggal di Pendopo dan daerah alun-alun,” ujarnya.

 

“Sehingga kami memastikan tiga wilayah kecamatan yang ada di kawasan alun-alun ini bekerja secara optimal dan melayani masyarakat,” lanjutnya.

 

Kawasan Alun-Alun yang menjadi titik pusat kota ini masuk ke dalam wilayah tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sumur Bandung, Regol, dan Astanaanyar.

 

Farhan menegaskan intensitas kehadirannya di kawasan tersebut bukan berarti mengabaikan wilayah lain, melainkan bagian dari tanggung jawab langsung sebagai pemimpin yang tinggal di sekitar area tersebut.

 

Selain itu, Farhan juga mulai memberikan perhatian khusus ke wilayah Astanaanyar, yang menurutnya perlu ditata lebih baik, terutama terkait isu premanisme dan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

 

“Kami juga sudah mulai menyentuh daerah Astanaanyar. Untuk premanisme, kami akan lihat lebih lanjut. Tapi pengelolaan PKL di Jalan Lengkong Kecil bagus sekali. Nanti kita coba ngobrol, bisa jadi itu jadi contoh,” ujarnya.

 

Di sisi lain, ia juga menyoroti dengan tegas terhadap adanya trotoar yang disewakan untuk lahan usaha oleh oknum RW.

 

“Siapa tahu Pak RW itu punya sertifikat kepemilikan trotoar. Kalau memang ada, saya hormati. Tapi kalau tidak punya, ya tolong dihentikan,” tegasnya.

 

Menurutnya, secara umum kondisi trotoar di Kota Bandung masih bisa digunakan dengan layak, namun tetap membutuhkan pemeliharaan dan perhatian serius, terutama dalam hal pembiayaan dan operasional. (Saepul.B)**

 

 

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026
Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar
H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif
Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri
Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah
Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya
Prabowo Salurkan Becak Listrik di Cimahi, Bambang Purnomo Apresiasi Perhatian bagi Pengayuh Becak Lansia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru