Pj. Bupati Garut: RKPD 2026 Harus Berdasarkan Data dan Kebutuhan Masyarakat

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 20:58 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, SATUNEWSID.ID – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2026 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut, Kamis (13/2/2025). Acara ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menyusun perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran

Di hadapan peserta, Barnas menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Garut harus melalui perencanaan yang matang dan tepat sasaran. Menurutnya, perencanaan yang baik menjadi dasar bagi pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nah tentu harus dibagi ke dalam masalah yang bisa ditangani oleh OPD terkait, kalau masalah kesehatan tentu oleh Dinas Kesehatan. Nah kalau misalnya kesehatan itu harus didukung oleh dinas lain, ya harus didukung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi dan kerja sama antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencapai efektivitas pembangunan daerah.

“Tapi semua harus bekerja dengan ikhlas lalu kemudian tentunya dengan target dan sasaran yang terukur, sehingga efektif efisien anggaran itu betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.

Barnas memaparkan bahwa program prioritas dalam RKPD 2026 sejalan dengan arahan pemerintah pusat, mencakup penanganan stunting, inflasi, kemiskinan ekstrem, serta ketahanan pangan. Ia berharap, RKPD ini dapat menjadi solusi bertahap bagi berbagai permasalahan di Kabupaten Garut. Tak hanya itu, ia menginginkan agar penyusunan RKPD ini juga disusun atas masukkan dari publik sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“RKPD ini tentu harus atas masukan publik. Yang pertama harus didata, publik itu ingin apa, kebutuhannya apa. Misalnya masyarakat ingin sehat, harus ada datanya, masyarakat harus sekolah, harus ada datanya, lalu yang miskin harus dibantu, mana datanya. Semua itu by data,” tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, dalam kesempatan yang sama mengingatkan agar kebijakan pembangunan daerah tetap berpedoman pada Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengembangan Garut bagian selatan sebagai salah satu janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan menjadi tambahan pemikiran kita bersama. Memang Garut Selatan hari ini membutuhkan support yang sangat tinggi, agar bisa menjadi potensi Kabupaten Garut dalam menambah PAD dan pemerataan pembangunan di setiap kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk membahas rancangan awal RKPD 2026 agar mendapatkan saran dan masukan dari kepala daerah, _stakeholder_, serta unsur masyarakat lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Terpilih Garut, Abdusy Syakur Amin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, serta jajaran SKPD Pemkab Garut yang mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting.
Bang Nas

Berita Terkait

Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif
Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah
Pemdes Jayamulya Respons Protes Warga Soal Kandang Ayam, Camat Turunkan Tim Trantib
Pengobatan Alat Vital Rajeg Tangerang H.Abdulazis Pusat Pembesar Kejantanan Pria
Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir
Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas
ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK
LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”

Senin, 20 April 2026 - 15:55 WIB

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan

Senin, 20 April 2026 - 10:48 WIB

Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 13:44 WIB

MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Berita Terbaru