Apresiasi Resital Team Angklung Sangpendidik Kabupaten Garut

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 31 Desember 2024 - 13:33 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

*GARUT, — Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penggiat Angklung Indonesia (DPD PPAI) Kabupaten Garut menggelar acara Resital Team Angklung Sangpendidik Kabupaten Garut bertajuk “Angklung’s Day” yang bertempat di Gedung Art Center, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (30/12/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispardub) Kabupaten Garut, Luna Aviantrini, serta tamu undangan yang lainnya.

Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Luna Aviantrini, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Resital Team Angklung Sangpendidik Kabupaten Garut.

Terlebih, imbuh Luna, selama Ia menjabat sebagai Kepala Disparbud Kabupaten Garut, baru kali ini pihaknya melihat langsung penyelenggaraan kegiatan resital angklung, dan menurutnya kegiatan ini luar biasa untuk kemajuan angklung di Kabupaten Garut.

“Kalau melihat ini saya rasa cukup bagus, kalau ke seluruh kecamatan ada, sampai ke desanya juga ada, sangat luar biasa ini, berarti ini penggerak-penggerak atau penggiat angklungnya itu luar biasa dan kompak” ujar Luna.

Ia berharap akan ada agenda tahunan mengenai angklung ini di Kabupaten Garut, sehingga angklung sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ini terus eksis di Kabupaten Garut.

“Ya harapannya angklung ini tetap eksis, khususnya di Kabupaten Garut terus berkembang, dan semakin disenangi oleh generasi penerus, karena ini kan bagian dari warisan budaya tak benda kita yang harus kita tetap pelihara dan lestarikan,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPAI, Gunawan Undang, menuturkan, kegiatan ini merupakan hasil dari program pelatihan instruktur yang pihaknya lakukan pada bulan Juni tahun 2023 lalu di beberapa daerah di Jawa Barat bagian selatan seperti Sukabumi, Cianjur, Tasik, Pangandaran, Bandung Barat, Indramayu, hingga Kabupaten Garut.

“Nah, ternyata yang cukup menonjol itu adalah di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Cisewu waktu itu, sehingga dibentuklah Dewan Pengurus Daerah (atau) DPD PPAI Kabupaten Garut, ternyata latihan dan terus berlatih ternyata dia juara tingkat nasional waktu itu ikut festival, bahkan setelah juara itu dia diundang oleh KBRI Manila,” tutur Gunawan.

Gunawan memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap DPD PPAI Kabupaten Garut yang telah menyelenggarakan resital angklung di Kabupaten Garut, karena menurutnya hal ini selain implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, juga merupakan amanat dari UNESCO yang sudah menetapkan angklung sebagai warisan budaya dunia sejak tahun 2010 silam.

“Nah itu berarti suatu saat akan ada evaluasi bagaimana perkembangannya, kan bisa dicabut ini kalo jika tidak berkembang. Nah, makanya kami menjadikan Kabupaten Garut dan Cianjur itu sebagai percontohan pengembangan angklung dari Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Penggiat Angklung Indonesia,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini juga, lanjut Gunawan, terdapat penampilan dari sanggar-sanggar angklung yang bernama sanggar angklung pendidikan atau Sangpendidik di bawah binaan DPP PPAI dan DPD PPAI Kabupaten Garut.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya juga sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat tentang angklung sebagai alat musik pendidikan, di mana hasil kajian dari beberapa Perguruan Tinggi kenamaan di Indonesia sudah ada, dan saat ini rancangannya sedang diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat.

“Jika nanti jika Perda ini tetapkan maka angklung sebagai alat musik pendidikan itu bermanfaat tadi nilai-nilainya itu ya, sebab kalau kurikulum pendidikan mata pelajaran musik itukan hanya bagian sekarang dari SBK (atau) seni budaya kesenian, sedangkan seni banyak, budaya banyak, belum lagi keterampilan, hanya beberapa jam pelajaran, oleh karena itu angklung ini harus menjiwai seluruh mata pelajaran,” jelasnya.

(B NAS)**

Berita Terkait

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
Frutika Sirup Indonesia Hadirkan Produk Minuman Premium, Siap Bersaing di Pasar Global
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Halalbihalal NasDem Jabar Jadi Momentum Kolaborasi dengan Pemprov
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:56 WIB

Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Jumsih dan Pengajian Rutin, Pemdes Karanggan–MUI Perkuat Sinergi Kebersihan dan Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 19:52 WIB

Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Berita Terbaru