Nampak Bodoh

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 09:20 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olah : Idat Mustari 

Assalamu’alaikum

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Satunews.id 

Opini — Ada kisah menarik dari Konfusius. Suatu ketika ada pedagang yang berdebat dengan murid Konfisius. Kata si pedagang, “3×7 itu 27”. Kata murid Konfusius,”Bodoh kamu.3×7 itu 21.”

Keduanya ngotot dan berdebat kusir.Akhirnya mereka sepakat untuk bertanya kepada Konfusius. Si pedagang bilang,” Jika kata guru Konfisius, jawabanmu benar, maka penggal kepalaku. Kalau aku benar, kamu dihukum cambuk 10 kali.”

Akhirnya, begitu ketemu Konfusius, si murid bertanya,”Guru, berapa 3×7?” Konfusius menjawab,”27.” Si Pedagang sangatlah girang dan murid Konfusius pun dicambuk 10 kali sebagai hukuman.

Setelah si pedagang pergi, si murid protes,”Kenapa guru menjawab 27, padahal anak kecil pun tahu bahwa 3×7 adalah 21?”. Konfusius menjawab,”Ya, aku tahu kalau jawabanku adalah salah, tetapi nyawa dia selamat. Kalau aku jawab bahwa yang benar adalah 21, maka dia tewas.”

Tentu banyak makna dari cerita itu. Sang guru telah berbohong namun itulah kebohongan yang menyelamatkan seseorang dari kematian. Kadang tak masalah berbohong selama kebohongan itu menjadi pereda konflik, atau mendamaikan dua orang yang saling bermusuhan.

Dari sudut lain, bahwa kita tidak hanya melihat mana benar dan mana salah secara akal, tetapi kita kadang harus melihat situasinya. Kadang kita harus menahan pendapat kita meskipun menurut kita benar daripada menyampaikannya justru memancing perselisihan dan pertengkaran.

Yah,  kadang satu saat, kita harus bertingkah nampak seperti bodoh daripada menunjukan kepandaian tapi bikin orang terendahkan. Biarkan saja orang anggap kita tidak tahu, meskipun kita tahu. Diam untuk menghargai, memuliakan orang lain adalah kebaikan.

Wallahu’alam

_Met aktivitas, Met jum’atan, semoga sehat selalu,bahagia selalu, panjang umur dan berkah.jangan_ _lupa isi kencleng._

Salam takjim

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru