Kunjungi Gedung PCNU, Kang DS Kenang Masa Awal Perjuangannya Jadi Bupati

- Redaksi

Kamis, 17 Oktober 2024 - 20:39 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID 

 

KAB. BANDUNG —Setiap kali bercerita tentang kenangan masa awal perjuangannya menjadi Bupati Bandung, selalu membuat Calon Bupati Bandung nomor 2 Dadang Supriatna merasa terharu, sambil menahan untuk tidak jadi bersedih, apalagi menangis di tengah forum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih ketika ia memasuki lagi Gedung Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung di Jl. Laswi Kecamatan Ciparay, untuk bersilaturahmi dengan ustaz dan ustazah yang tergabung dalam Forum Bela DS Kecamatan Ciparay, Kamis (17/10/2024).

“Di Kantor PCNU Kabupaten Bandung ini, saya dipanggil Ketua Tanfidziyah PCNU Kiai Asep Jamaludin almarhum. Cik Kang DS, apa niatan maksud mencalonkan diri jadi Bupati Bandung,” kenang Cabup Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini saat ditanyai Kiai Asep.

“Saya ingin jadi bupati karena ingin memuliakan para ulama. Kedua, saya ingin menjadi bupati karena ingin masuk surga dengan menjadi  imamun ‘adilun, pemimpin yang adil,” jawab Kang DS kepada Kiai Asep waktu itu.

Sebab menurut Kang DS, mengutip sabda Nabi Muhammad, bahwa tegaknya suatu negara sehingga menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur itu ditopang empat pilar. Di antaranya ilmunya para ulama, adilnya para pemimpin, dermawannya para aghinya atau orang kaya, dan doanya para fakir miskin.

Bagaimana caranya untuk memuliakan para ulama itu? Dengan memberikan kesejahteraaan kepada para guru ngaji berupa bisyaroh atau insentif guru ngaji

“Ini murni, original hasil pemikiran saya program insentif guru ngaji itu, ada asbabun nuzul-nya adn bukan ide dari pihak lain yang mengklaim,” tandas Kang DS.

Kang DS pun menuturkan pengalamannya saat ia menjadi Kepala Desa Tegalluar KEcamatan Bojongsoang. Ada seorang ustaz di desanya yang mengajar ngaji, suatu ketika jatuh sakit dan tidak bisa berobat ke rumah sakit karena tidak punya uang.

Kang DS sendiri lah yang mengantar ustaz tersebut ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Namun setelah sembuh pun, ustaz tersebut tidak bisa pulang karena tidak bisa membayar biaya perawatan rumah sakit.

Kala itu Kang DS bergumam, andai saja dirinya bisa jadi Bupati Bandung, bukan satu desa Tegalluar saja ingin ia jamin kesejahteraannya, tapi ustaz se-Kabupaten Bandung.

Singkat cerita, mendengar penjelasan Kang DS, almarhum Kiai Asep Jamaludin waktu itu pun langsung mendukung Kang DS untuk maju sebagai calon Bupati Bandung di Pilkada 2020, meski waktu itu Kang DS sendiri belum punya partai yang mengusungnya karena Partai Golkar ia tinggalkan.

Dengan bantuan PCNU, Kang DS pun diajukan sebagai Cabup Bandung dari PKB, yang saat itu masih diketuai Cucun Ahmad Syamsurjal. Sampai akhirnya PKB mendapat koalisi bersama Nasdem, Demokrat, dan PKS, yang mengantarkan Kang DS menjadi Bupati Bandung periode pertama.

Setelah dilantik, Bupati Bandung Dadang Supriatna pun merealisasikan janji politiknya dengan menggelontorkan anggaran Rp109 miliar untuk program insentif guru ngaji. Selain itu juga menjamin kesehatannya dengan memberikan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerajaan secara gratis.

“Nanti di periode kedua, akan saya perluas lagi jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan dengan menambah Jaminan Hari Tua,” kata Kang DS disambut tepuk tangan meriah yang hadir.

Di setiap akhir acara, Kang DS pun tak pernah lupa mengajak para pendukungnya untuk mendoakan pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna-Ali Syakieb memenangkan Pilkada 27 November 2024 dan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung terus berlanjut bahkan meningkat lagi. (*)

Berita Terkait

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi
IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

LSM PENJARA INDONESIA TANGGAPI PERNYATAAN WAKIL KETUA I DPRD PESAWARAN TERKAIT PERBAIKAN GEDUNG DPRD

Berita Terbaru