Sekda Garut Resmikan Pembangunan 50 KM Jalan Aspal Plastik

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 05:35 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Satunews.com

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana meresmikan 50 KM Jalan Aspal Plastik yang bekerja sama dengan PT Chandra Asri, yang berlokasi di area Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/3/2024).

Sekda Garut mengungkapkan, bahwa memang sejak dulu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut telah bekerja sama dengan PT. Chandra Asri mengenai penggunaan aspal plastik untuk pembangunan jalan. Menurut Nurdin, hal ini sangat baik dilakukan mengingat produksi sampah di Kabupaten Garut sangat banyak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira hal yang sangat positif dari proses ini adalah pertama menyangkut masalah pemanfaatan plastik sampah, di mana konotasi plastiknya itu yang menjadi persoalan kita, karena hari ini kita hampir 100 ton kan per hari,” ucap Nurdin.

Nurdin menerangkan, jika hal ini terus dilakukan maka Kabupaten Garut bisa mereduksi atau mengurangi jumlah sampah yang ada. Ia menambahkan, bahwa dirinya memperkirakan jika satu ton sampah dikonversi plastiknya untuk 3-4 km jalan, maka akan banyak sekali sampah yang tereduksi.

Selain mereduksi sampah, imbuh Nurdin, penggunaan aspal plastik ini juga akan meningkatkan kekuatan aspal sekitar 40% sehingga dapat bertahan lebih lama dibanding aspal biasanya.

Sekda Garut memaparkan, bahwa saat ini ada hal yang harus menjadi perhatian terkait mekanisme bank sampah, di mana masyarakat nantinya akan diminta untuk melakukan pemilahan sampah mulai dari non plastik, plastik, dan yang lainnya.

“Makanya juga kemarin pemanfaatan ini juga kita minta ke (Bakti) Barito agar mereka bisa menginisiasi sekaligus juga untuk memprakarsai adanya bank sampah yang hari ini memang masih tersebar tidak secara terkonsep gitu ya,” kata Nurdin.

Di tempat yang sama, _Circular Economy & Partnership Manager_ Chandra Asri, Nicko Setyabudi, mengungkapkan bahwa pengunaan aspal plastik ini bermula dari riset Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang cukup baik. Maka dari itu, pihaknya berinisiatif untuk mencoba melaksanakan pembangunan jalan menggunakan aspal plastik sepanjang 100 km dengan berbagai mitra selama 5 tahun terakhir.

“Garut ini merupakan salah satu mitra yang komitmennya sangat luar biasa ya berkomitmen untuk melakukan penggelaran sepanjang 50 km dalam 2 tahun dan sudah bisa dilihat hasilnya dilapangan,” ucapnya.

Senada dengan Sekda Garut, Nicko mengungkapkan, berdasarkan riset Kementerian PUPR RI, disebutkan bahwa adanya stabilitas jalan sebanyak 40% persen sehingga berdampak pada usia pakai pada jalan itu sendiri.

“Tapi perlu dicatat ketahanan jalan itu dipengaruhi oleh desain jalan itu sendiri, harus disupport dengan insfrastruktur kanan kirinya ada gorong-gorong yang baik dan seterusnya akan membuat fungsi aspal bisa maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa 50 KM jalan di Kabupaten Garut yang akan dibangun menggunakan aspal plastik tersebar di beberapa titik. Berdasarkan arahan dari Kementerian PUPR RI, penggunaan aspal plastik ini memang diperuntukkan untuk jalan perkotaan bukan jalan tol, karena mempunyai spesifikasi yang berbeda.

“Jadi kurang lebih sesuai dengan petunjuk PUPR penggunaannya 4 samapai 6 persen dari aspal yang digunakan untuk jalan. Jadi artinya kalau kita buat simulasi secara kasar dalam satu ton campuran aspal kurang lebih ada 3 kg sampah plastik dari kantong kresek,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail yang akrab disapa Agis, mengungkapkan bahwa penggunaan aspal plastik ini menggunakan jenis plastik kresek yang selama ini sering terabaikan.

“Tapi kan sampah plastik itu kan kresek itu kan dianggap yang paling murah sehingga tidak banyak dilirik oleh didaur ulang, nah ini dua hal yang saatnya kita terus dapat dorong,” ucapnya.

Meskipun begitu, imbuh Agis, melalui penggunaan aspal plastik ini terdapat _cost_ atau biaya penambahan untuk setiap produksi aspal yang digunakan.

“Yang sedang kita (dorong) bagaimana kemudian kolaborasi ini kan multisektor (terkait) penanganan lingkungan, cuman sejauh mana tadi masyarakat pengumpul-pengumpul sampah ini makanya LH bisa mengembangkan dengan bank sampah tadi,” tandasnya.(AR)

Berita Terkait

Polda Sumsel Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel
Rp205 Juta Digelontorkan! Pemdes Bojongnangka Bangun TPT 400 Meter, H. Amir Arsyad Apresiasi Bupati Bogor
Bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2026, Satunews.id Sampaikan Ucapan HUT ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor: Teguhkan Persatuan, Perkuat Pengabdian!
BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pasawahan Alokasikan Sebagian Hadiah untuk Dua Rumah Pompa, Pentahelix Siap Kawal Pembangunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Berita Terbaru