Pertemuan Pembinaan Kapasitas Dinkes Kabupaten Sukabumi, Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB)

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024 - 06:50 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi,Menggelar Acara Kapasitas Dan Kapabilitas Team (Cluster) binaan (TPCB) Selasa 27/02/2024,Di Hotel Pangrango Jln Selabintana Sukabumi.

Sasaran dan strategi arah kebijakan RPJMN 2020-2024,salah satunya adalah Peningkatan Pelayanan Kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi. Salah satu sasarannya adalah meningkatnya ketersediaan dan mutu fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan rujukan. Penguatan pelayanan kesehatan dasar (primary Health Care) tentunya tidak terlepas dari peran puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang meupakan ujung tombak dalam rangka mewujudkan kecamatan sehat dengan salah satu ciri masyarakatnya mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Kesempatan Yang Sama Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi,Masykur Alawi,Mengatakan Kepada Awak Media.

Puskesmas  perlu  dikelola  dengan  baik  agar  dapat  menjalankan  peran dan fungsinya  secara  optimal  dalam  rangka  memenuhi  kebutuhan  dan  harapan masyarakat.   Untuk   itu,   Puskesmas   sangat   membutuhkan   pembinaan dan pendampingan dari dinas kesehatan daerah kabupaten/kota.

Puskesmas memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan  kesehatan.  Sebagai  fasilitas  pelayanan kesehatan tingkat  pertama, Puskesmas  menjadi  ujung tombak  dinas  kesehatan daerah kabupaten/kota dalam memenuhi standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Kinerja   Puskesmas   akan   berpengaruh   langsung   terhadap   kinerja   dinas kesehatan daerah kabupaten/kota dan pemerintah daerah setempat

Selama  ini, tentunya sudah dilakukan pembinaan Puskesmas oleh dinas kesehatan daerah kabupaten/kota namun belum semua terencana dan terpadu dengan baik serta belum memiliki  indikator  keberhasilan  kinerja  pembinaan  sehingga  pada  gilirannya mengalami kesulitan untuk mengukur mutu pembinaan tersebut.

Pembinaan terpadu ini bertujuan  untuk  mendorong  Puskesmas untuk memenuhi  standar  penyelenggaraan  Puskesmas,  meningkatkan kepatuhan Puskesmas terhadap penyelenggaraan  pelayanan,  dan  terwujudnya  budaya mutu dan keselamatan pasien di Puskesmas tersebut.

Guna mewujudkan penguatan pelayanan kesehatan dasar (primary health care) tersebut, maka telah dirumuskan langkah langkah konkrit melalui “transformasi layanan kesehatan primer”. Puskesmas sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer terntunya perlu diperkuat baik dari sisi organisasi maupun dalam operasional pelayanan kesehatan. Hal ini juga menjadi bagian dari 6 (enam) pilar transformasi system kesehatan 2021-2024 yaitu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan kesehatan prmer untuk itu perlu dilakukan pembinaan secara terpadu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) dan Dinas Kesehatan Provinsi.

Team Yang Bekerja Atau Membantu Puskesmas ada,enam orang untuk satu puskesmas.Kami bentuk sepuluh team yang tersebar di kabupaten Sukabumi.Untuk membantu di masing masing PusKesMas.Team itu d nama kan TPCB.”Pungkasny.

 

Jurnalis : Reza/Sahrul,A,S.

 

Editor : Agus salim & Team PWDPI Sukabumi

Berita Terkait

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi
Peringati Harlah Pancasila, Kadis Sigit Ajak Gen Z Bandung Bikin Dampak Sosial & Ekonomi
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Jangan Drop Out Sekolah”: Pesan Tegas Dispora Bandung di Malam Penghargaan Atlet 2026
HUT ke-23 Forum RW Kota Bandung: Lili Mulyana Tekankan Silaturahmi dan Sinergi dengan Pemkot

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:57 WIB

Mediasi Kedua Memanas, LPK-RI Vs BNI : Cicilan KPR Melonjak Hampir 91% Total Pembayaran Tembus Rp. 1.5 M

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:38 WIB

Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran, Pemdes Gunungsari Salurkan BLT DD Triwulan II Untuk 38 KPM

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:27 WIB

1.028 KPM Serbu Penyaluran Bantuan Pangan di Kembangkuning, Pemdes Pastikan Hak Warga Tersalurkan Tepat Sasaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:22 WIB

Musdes Ciangsana Bentuk Panitia Pengisian BPD Periode 2027–2035, Awal Regenerasi Demokrasi Desa yang Transparan dan Berkualitas

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:57 WIB

Korban Baru Muncul, Dugaan Kasus Taufik Hidayat Makin Disorot: SAA Ungkap Dugaan Penyekapan hingga Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemdes Ketenong 1 Dukung Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Bendungan Disorot, Praktik Pengisian Berulang Diduga Rugikan Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:41 WIB

Disdikbud Kota Pasuruan Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Era Digital Lewat Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial

Berita Terbaru

DAERAH

Seperti Binatang Bahkan Lebih Sesat

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:51 WIB