Oleh : Idat Mustari**
Satunews.id — Hari -hari ini nama Taufik Hidayat viral, jadi trending topik di berbagai media. Tentu bukan Taufik Hidayat mantan jago bulutangkis Indonesia, melainkan Taufik Hidayat yang jadi tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan pada pacarnya Yuvita. Kasus ini pun menjadi perhatian para tokoh masyarakat, politisi dan artis. Kapolda Jabar, Gubernur dan Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) langsung menjenguk korban Yuvita di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Foto Korban Yuvita pun tersebar di Medsos yang mengundang reaksi banyak orang, ada yang geleng kepala, mengusap dada, istigfar, bahkan Gubernur Jabar KDM setelah membesuk berkomentar,”Enggak tega lihatnya, hati saya enggak tega.” Wajah seorang perempuan manis yang berubah dratis, tanpa mata bisa melihat, tanpa bibir, hidung yang utuh akibat disiksa oleh Taufik Hidayat. KDM pun secara terbuka akan memberikan hadiah Rp 250 Juta bagi siapa saja yang menemukan Taufik Hidayat.
Benar kata Jalaludin Rumi bahwa dalam diri manusia itu setengah malaikat dan setengah binatang. Tatkala manusia lebih memilih untuk memenangkan hawa nafsunya ketimbang akal, sehingga mereka benar-benar menjadi seperti binatang, bahkan lebih rendah daripada binatang. Allah Swt Berfirman : “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS Al-Araf :179)
Ayat ini menjadi pengingat bahwa siapapun yang tidak menggunakan hatinya, mata dan telinganya tak digunakan untuk membaca dan mendengar ayat-ayat Allah bisa melahirkan sosok seperti Taufik Hidayat wujud dari kal-an‘âmi bal hum adlall, (Seperti Binatang bahkan lebih sesat, lebih endah dari binatang). Seekor binatang pun tidak akan pernah menyiksa sesamanya seperti yang dilakukan oleh Taufik Hidayat kepada kekasihnya.
Alhamdulilah Tim Polda Jabar pun telah behasil menangkap DPO Taufik Hidayat. Sekarang Taufik Hidayat tinggal menanti hukuman yang akan ia terima. Tentu saja pantas untuk dihukum seberat-beratnya. Semoga !



























