Binwil Kelurahan Melong Prioritas Masalah Banjir Dan Stunting

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024 - 08:28 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi // Satunews.id– Focus Discussion Grup (FGD) Kelurahan Melong yang diprioritaskan masalah utama adalah Stunting dan Penangan masalah banjir, yang digelar di Kantor Kelurahan Melong, Jalan Melong Cimahi Selatan, Rabu (10/1/2023).

Hadir dalam acara tersebut Binwil Kelurahan Melong, Endang sekaligus mewakili PJ Walikota Cimahi Dicky Saromi Saromi yang berhalangan hadir, Anggota DPRD Kota Cimahi Dapil Melong Euis Isoo Romaya, Supiyardi dan Irma, perwakilan dari Camat Cimahi Selatan Kurniawan.
Menurut Endang, saat ini masalah Stunting masih perlu perhatian semua pihak.

“Karena di kelurahan Melong walaupun masyarakatnya banyak yang memiliki WC, hanya pembuangannya langsung ke sungai, tidak melalui septictank, hal ini perlu kesadaran masyarakat untuk membuang Septictank,” terang Endang.
Disamping itu, kata Endang juga masih banyaknya kesadaran masyarakat yang Buang Air Sembarangan (BAS).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inipun dibutuhkan kesadaran dari masyarakat, ditambah masing banyaknya sebagian masyarakat yang membuang sampah sembarangan kesungai, hal ini daerah Melong menjadi langganan banjir,” ucap Dia.

Lurah Melong Kecamatan Cimahi Selatan Dian Rohimat
Disamping itu, Endang juga sangat mengapresiasi dengan adanya gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah (Grak-Ompimpah).

“Dengan adanya Grak Ompimpah, saat ini telah berhasil biasanya sampah yang dikirim ke TPA Sarimukti per hari 250 Ton sekarang hanya 110 Ton per hari, ini membuktikan kesadaran masyarakat yang memerangi sampah melalui Grak Ompimpah tersebut,” ungkap Endang.

Begitupula yang diungkapkan oleh Lurah Melong Dian Rohimat, juga ikut menjelaskan terkait digelarnya FGD tahun 2024 ini mayoritas yang diutamakan adalah terkait masalah banjir Melong dan Stunting.

“Dalam FGD ini yang rutin dilakukan dalam dari lima bidang yaitu, Pemerintahan, ekonomi, infrastruktur (FISIK) sosial dan Kebudayaan,” ucap Dian.

Dianpun merasa bersyukur bahwa FGD dengan tema perwujudan peningkatkan stabilitas perekonomian dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dimana ada dua katagori yaitu mengenai perekonomian dan daya saing, yang mengacu kepada indeks pembangunan manusia mengenai perijinan, kesehatan dan daya saing,” ungkapnya.

Diakui oleh Dian bahwa setelah dilakukan berembug warga diakhir bulan November dan Desember, dari RW 1 sampai dengan RW 26, menghasilkan skala prioritas seperti mengenai banjir, sampah, insentif, Stunting.

“Melalui Dinas Kesehatan, membahas masalah sanitasi untuk mengurangi BAB Asal Sembarangan (Bas), ekonomi kerakyatan, UMKM, dan mengacu berat inflasi daerah,” ucap Dian pula.
Salah satu bidang dalam FGD mulai akan melakukan pembahasan
Semua lanjut Dian pada hari Rabu 10 Januari 2024 akan didiskusikan dalam FGD tersebut.

“Nantinya pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2024 semua usulan skala prioritas akan dibawa ke Kecamatan dan akan kami kawal menuju tingkat Kota, yang merupakan sebuah program pemerintah Kota Cimahi,” tandasnya.

Bahkan rencana Dian juga masalah Stunting di kelurahan Melong, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak puskesmas yang ada di kelurahan Melong.

“Kedepannya kita akan berkolaborasi dengan Puskesmas, Dinas Sosial juga sebagaimana arahan dari Dinas Kesehatan, kemarin juga ada tambahan makanan buat balita Stunting agar balita dapat lebih sehat mulai dari ibu hamil seribu hari untuk dipantau terus,” tegas Dian.

Memang diakui oleh Dian pada tahun 2023 yang terdampak Stunting di Kelurahan Melong ada 48 orang dari ibu hamil yang sudah diberikan makanan tambahan dari Puskesmas.

(Red)

Berita Terkait

Rp205 Juta Digelontorkan! Pemdes Bojongnangka Bangun TPT 400 Meter, H. Amir Arsyad Apresiasi Bupati Bogor
Bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2026, Satunews.id Sampaikan Ucapan HUT ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor: Teguhkan Persatuan, Perkuat Pengabdian!
BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru