Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga Wisata Gratong loch! di Purwakarta

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 02:34 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta // Purwakarta adalah kota yang memiliki air mancur terbesar di Indonesia. Air mancur tersebut berada di tengah-tengah kota Purwakarta yakni di taman sri baduga.

Awal mula taman sri baduga, berawal dari danau yg cukup luas berbentuk bulat. Yang akhirnya danau tersebut disebut Situ Buleud.

Awal mula Situ Buleud berkaitan dengan peristiwa pindahnya ibu kota Kabupaten Karawang dari Wanayasa ke Sindangkasih.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertepatan dengan pembangunan infrastruktur kota Purwakarta pada tahap awal. Situ Buleud ini dibuat atas gagasan Bupati R.A. Suriawinata. Pembuatan Situ Buleud berlangsung antara tahun 1830 – pertengahan tahun 1831.

Situ Buleud dibuat bukan tanpa alasan, Situ Buleud ini memiliki dua tujuan dan kegunaan. Yakni pertama sebagai sumber air bagi kepentingan Pemerintah dan masyarakat kota Purwakarta.

Air tersebut digunakan untuk keperluan ibadah dan kegiatan lain di Masjid Agung. Dua tempat tersebut sebagai tempat rekreasi.

Untuk kepentingan kegunaan atau tujuan kedua, yakni dibuatnya bangunan tradisional sejenis bangunan gazebo (bangunan tanpa dinding) sebagai tempat istirahat (pasanggrahan) bagi para wisatawan.

Tujuan atau kegunaan kedua, yaitu berkaitan dengan salah satu hak istimewa bupati, yaitu hak untuk menangkap ikan di sungai atau danau.

Hak istimewa tersebut merupakan bagian dari gaya hidup bupati pada waktu itu. Namun kenyataannya, yang menangkap ikan bukan lah bupati, melainkan rakyat sekitar.

Biasanya bupati akan mengadakan acara hak istimewa, namun dalam acara itu, bupati tinggal di pasanggrahan yang berada di tengah situ sembari menyaksikan sejumlah rakyat yang menangkap ikan. Acara tersebut biasanya dimeriahkan oleh iringan gamelan.

Pada tahun 1854 pemerintah sekitar merenovasi pendopo, bersamaan dengan kegiatan tersebut Situ Buleudpun diperbaiki dan diperluas.

(Jovi)

Berita Terkait

Pimpinan Pusat Komunitas BBC: Dari Silaturahim ke Aksi Nyata: Organisasi Siap Kawal Politik Kerakyatan
Peringati Harlah Pancasila, Kadis Sigit Ajak Gen Z Bandung Bikin Dampak Sosial & Ekonomi
Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:25 WIB

DPP PCMI dan DPP LSM PMPRI Tegaskan Komitmen Mengawal Keadilan bagi Masyarakat Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:19 WIB

H. Deden Mulyana Hadiri Festival Ternak Domba Garut, Dukung Pelestarian Budaya dan Kemajuan Peternak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:26 WIB

Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ribuan Alumni se-Indonesia Siap Hadiri Haul Akbar Cipasung Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bupati Bandung Satukan Pemda, BBWS, dan TNI Bahas Penanganan Banjir dan Sampah

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:05 WIB

DSDA Jabar Tunggu Penertiban Bangli, Pengerukan Saluran Irigasi di Kawasan PT Metro Siap Dilaksanakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:03 WIB

Ngamumule Budaya, KDS Dorong Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Sunda di 1.600 Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:27 WIB

PK Tol Cisumdawu Belum Berujung, Forum Pemuda Soroti Vonis Korupsi dan Klaim Hak Ahli Waris

Berita Terbaru