KAB BANDUNG ( Satunews.id ) – Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, didampingi Kasi Pembangunan Kecamatan Margahayu, melakukan kunjungan ke RW 09 Desa Margahayu Selatan dalam rangka sosialisasi gerakan pilah sampah dari rumah. Kamis (16/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat Margahayu meninjau secara langsung sistem pengelolaan sampah yang telah dijalankan secara mandiri oleh warga RW 09. Melalui pola pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, masyarakat dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung program pengurangan sampah di Kabupaten Bandung.
Dr. Nur Hazanah mengatakan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah.
“Gerakan pilah sampah harus dimulai dari rumah. Jika setiap keluarga memiliki kesadaran untuk memilah sampah sejak dari sumbernya, maka volume sampah yang dibuang akan berkurang secara signifikan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga lingkungan,” ujar Dr. Nur Hazanah di lokasi
Ia mengapresiasi warga RW 09 Desa Margahayu Selatan yang telah membangun sistem pengelolaan sampah. Sampah yang terkumpul dipilah sesuai jenisnya, sementara sampah organik dimanfaatkan sebagai pakan maggot.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan secara efektif apabila didukung oleh partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengapresiasi semangat warga RW 09 yang telah membuktikan bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat bisa berjalan dengan baik. Semoga langkah ini dapat menginspirasi RW lainnya sehingga Kecamatan Margahayu semakin bersih, sehat, dan mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir,” tukasnya
Pemerintah Kecamatan Margahayu menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung atas dukungan dan kolaborasi dalam penanganan sampah. Sinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dinilai telah membantu pengangkutan sampah residu secara rutin sehingga pengelolaan sampah di tingkat kewilayahan dapat berjalan lebih optimal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap para petugas pengelola sampah, Pemerintah Kecamatan Margahayu turut menyerahkan bantuan berupa sepatu boots untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan saat menjalankan tugas di lapangan.
Dr. Nur Hazanah berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar budaya memilah sampah dari rumah menjadi kebiasaan bersama.
“Melalui sinergi yang kuat dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kami optimistis Kecamatan Margahayu dapat menjadi wilayah yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan. Pengelolaan sampah bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” pungkasnya. ( Asp)


























