Dayeuhkolot ( SATUNEWS.ID ) – Musyawarah Kecamatan (Muscam) XVIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dayeuhkolot berlangsung dengan lancar, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan di Aula Kantor Kecamatan Dayeuhkolot, Jumat (03/6/2026).
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi SE, mengapresiasi pelaksanaan Muscam ke-18 tersebut, pembukaan yang dipimpin langsung oleh Camat Dayeuhkolot.
“Alhamdulillah hari ini Muscam ke-18 KNPI Kecamatan Dayeuhkolot dapat terlaksana dengan baik. Tadi juga dibuka langsung oleh Pak Camat. Harapannya Muscam ini berlangsung kondusif dan mampu menghasilkan kepemimpinan yang lebih baik dari periode sebelumnya,” ujar Rifki
Ia berharap kepengurusan KNPI yang baru nantinya mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
“Semoga semakin banyak pemuda Dayeuhkolot yang ikut bergabung, berpartisipasi, dan terlibat dalam KNPI sehingga organisasi ini benar-benar menjadi rumah besar pemuda,” katanya.
Rifki menilai Dayeuhkolot memiliki tantangan yang cukup kompleks, terutama persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, ia mendorong KNPI agar hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi.
“Potensi dan persoalan di Dayeuhkolot sudah sangat jelas. Salah satunya adalah banjir yang masih sering terjadi. Mudah-mudahan KNPI bisa menjadi garda terdepan untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam upaya menyelesaikan persoalan banjir,” ungkapnya.
Selain banjir, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Rifki mengungkapkan bahwa dalam sambutannya, Camat Dayeuhkolot turut menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.
“Pak Camat juga menyampaikan agar persoalan sampah menjadi salah satu fokus KNPI ke depan. Di tingkat DPD KNPI Kabupaten Bandung sendiri kami memiliki bidang lingkungan hidup yang secara khusus konsen terhadap isu persampahan. Ke depan hal ini bisa disinergikan dan dikolaborasikan dengan KNPI Kecamatan Dayeuhkolot agar program-program lingkungan semakin nyata dirasakan masyarakat,” jelasnya. ( Asp)


























