Lahan Warga Diduga Terdampak Instalasi PDAM, Supriadi Minta Solusi dan Kepastian dari Pemerintah

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan Warga Diduga Terdampak Instalasi PDAM

Satunews.id, Singkawang – Persoalan dugaan dampak pembangunan infrastruktur kembali mencuat di Kota Singkawang. Seorang warga bernama Supriadi mengaku kesulitan memanfaatkan lahan miliknya akibat adanya instalasi pipa PDAM yang melintas di area tanah pribadinya di Jalan Tirtasari RT 050 RW 010, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Sabtu (09/05/2026).

Permasalahan tersebut menjadi sorotan setelah kondisi lahan disebut mengalami genangan air dan berlumpur diduga akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air secara maksimal.

Berdasarkan pantauan tim investigasi media di lokasi, tampak pipa berukuran besar melintang di area lahan milik warga. Kondisi itu dinilai menghambat pemanfaatan tanah yang sebelumnya direncanakan untuk kebutuhan produktif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada media, Supriadi menyampaikan kekecewaannya karena merasa belum mendapatkan solusi yang jelas terkait kondisi tersebut.

“Saya hanya ingin memanfaatkan tanah milik sendiri, tetapi keberadaan pipa itu membuat lahan sulit digunakan. Harapan saya ada solusi yang baik agar hak warga juga diperhatikan,” ujar Supriadi.

Ia mengaku selama ini telah berupaya menyampaikan keluhan terkait kondisi tersebut, terutama menyangkut genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras turun.

Menurutnya, saluran drainase yang ada diduga tidak mampu menampung volume air sehingga menyebabkan luapan ke area lahannya.

“Kalau hujan deras, air meluap ke tanah saya hingga menjadi becek dan berlumpur. Tentu ini sangat mengganggu aktivitas dan membuat lahan tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kualitas lingkungan sekitar apabila tidak segera dilakukan penanganan secara serius dan menyeluruh.

Melalui pemberitaan ini, Supriadi berharap pihak PDAM maupun Pemerintah Kota Singkawang dapat turun langsung meninjau lokasi serta membuka ruang komunikasi untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan penyelesaian yang baik. Semoga ada langkah nyata agar persoalan ini tidak terus berlarut,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan warga tersebut.

Masyarakat pun berharap adanya langkah cepat dan bijak dari pihak terkait agar persoalan infrastruktur yang berdampak pada warga dapat segera diselesaikan secara adil dan humanis demi menjaga kenyamanan lingkungan serta menghindari potensi konflik berkepanjangan.

(Aminah/Yopi)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

PJI Sulsel Desak Kapolri Periksa Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Seba-Seba

Berita Terbaru