Satunews.id
Kabupaten Bandung – Pemerintah Kecamatan Margahayu bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung melakukan peninjauan langsung ke kawasan perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, tepatnya di kawasan Flyover Kopo, Selasa (5/5/2026).
Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mengantisipasi potensi penumpukan sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah gerbang masuk Kabupaten Bandung.
“Kami bersama jajaran, Kadisparekraf, serta Tim Mural turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi eksisting sekaligus menyusun rencana penataan kawasan agar lebih tertib, bersih, dan nyaman dipandang,” ujarnya.
Menurutnya, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga mengedepankan nilai estetika lingkungan sebagai wajah representatif daerah perbatasan.
“Melalui kolaborasi dengan Tim Mural, kawasan ini akan dipercantik dengan berbagai karya visual seperti lukisan dinding, tulisan kreatif, serta pesan-pesan edukatif yang mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.
Ia menegaskan, penataan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Harapan kami, kawasan perbatasan ini bisa menjadi wajah yang membanggakan bagi Kabupaten Bandung. Tidak ada lagi penumpukan sampah, lingkungan lebih tertata, dan masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan secara konsisten,” tegasnya.
Lebih lanjut, Camat Margahayu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga hasil penataan tersebut.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi perlu dukungan semua elemen. Jika dijaga bersama, kawasan ini bisa menjadi contoh penataan lingkungan yang baik,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di titik-titik rawan.
“Dengan upaya ini, kawasan perbatasan di Flyover Kopo diharapkan dapat tampil lebih asri, tertata rapi, serta menjadi ruang publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih,” harapnya. (Asp)



























