Dugaan Penganiayaan Berujung Kematian di Desa Talaga, Terduga Pelaku Diamankan

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:41 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Cianjur/Cugenang, – 2 Maret 2026 | Telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang warga di Kampung Bayabang, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan pemerintah setempat karena menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di depan rumah korban, Kp. Bayabang RT 001/006 Desa Talaga. Korban diketahui bernama Minta (56), warga setempat. Sementara terduga pelaku berinisial UA (40), warga Kp. Bayabang RT 003/006 Desa Talaga, yang masih berada dalam satu lingkungan kampung dengan korban.

Berdasarkan keterangan awal para saksi, insiden bermula ketika korban diduga mengambil dua buah labu siam dari kebun yang digarap oleh terduga pelaku. Mengetahui hal tersebut, pelaku mengejar korban hingga ke depan rumahnya. Di lokasi tersebut diduga terjadi pemukulan dan penendangan menggunakan tangan kosong terhadap korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut sempat dilerai oleh warga sekitar. Setelah kejadian, korban terlihat dalam kondisi lemah dan sempoyongan, mengeluh pusing di bagian kepala, serta mengalami muntah-muntah. Kondisi korban tidak kunjung membaik hingga pada Senin, 2 Maret 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di kediamannya.

Pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian serta meminta agar dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh jajaran bersama Unit Reskrim dan Tim Inafis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, ditemukan sejumlah luka di antaranya benjolan pada bagian belakang kepala, memar dan luka lecet pada dahi, memar pada kelopak mata kanan, memar pada leher, memar dan luka lecet pada lengan kanan, memar pada siku kiri, memar serta lecet pada kedua kaki, serta bekas darah pada lubang hidung.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke guna dilakukan pemeriksaan medis lanjutan dan autopsi. Hasil pemeriksaan medis tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses pembuktian hukum.

Dalam penanganan perkara ini, aparat kepolisian telah menerima laporan resmi, mengamankan terduga pelaku, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melaksanakan proses penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini terduga pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak keluarga korban menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang terjadi serta berharap agar proses hukum dapat berjalan secara adil, transparan, dan seobjektif mungkin. Keluarga berharap kejadian ini dapat diusut tuntas sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban serta menjadi pembelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Aparat menegaskan bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pemerintah Desa Talaga bersama unsur terkait juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi sesuai tahapan penyidikan.

(red)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru