Diduga Intimidasi Wartawan Saat Musrenbang, Camat Bandung Wetan Disorot

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:24 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id | Kota Bandung/Jawa Barat – Insiden tidak menyenangkan dialami seorang wartawati media online di Kota Bandung saat meliput kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandung Wetan yang digelar di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas No. 80–82, Tamansari, Kota Bandung, Kamis (5/2/2026).

Wartawati berinisial NA mengaku mendapat perlakuan tidak pantas saat hendak melakukan wawancara terkait kegiatan Musrenbang tersebut. Menurut NA, Camat Bandung Wetan berinisial X merespons upaya konfirmasi dengan nada tinggi dan terkesan membentak.

“Nanti dulu, saya lagi pusing, disemprot dewan,” ujar Camat Bandung Wetan sebagaimana ditirukan oleh wartawati NA.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan etika pejabat publik, terlebih kegiatan Musrenbang merupakan agenda resmi pemerintahan yang terbuka untuk publik dan media. Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan di kalangan jurnalis, apakah yang bersangkutan sedang berada di bawah tekanan tertentu, atau justru menghindari konfirmasi media.

NA menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana mestinya.

“Saya datang untuk meliput kegiatan resmi dan meminta keterangan sesuai tupoksi wartawan. Tidak ada niat mengganggu atau mencari masalah,” ujarnya.

Secara normatif, tindakan menghalangi atau menghambat kerja jurnalistik dapat dikategorikan sebagai pelanggaran Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 18 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi kerja pers dapat dikenai sanksi pidana.

Selain itu, Pasal 4 ayat (3) UU Pers menegaskan bahwa pers mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Oleh karena itu, sikap represif atau intimidatif terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi dan keterbukaan informasi publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Bandung Wetan belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait insiden tersebut, meskipun redaksi telah membuka ruang konfirmasi.

Redaksi menilai klarifikasi dari pihak Kecamatan Bandung Wetan penting guna menjaga hubungan kemitraan antara pemerintah dan pers, serta memastikan penghormatan terhadap kebebasan pers sebagaimana dijamin oleh undang-undang.

Sesuai amanat UU Pers, hak jawab dan hak koreksi terbuka bagi pihak terkait untuk dimuat secara berimbang dan proporsional.

(Red)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru