KDM: Masyarakat di Lokasi Longsor Kabupaten Bandung Barat akan Direlokasi

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:26 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Kab. Bandung Barat | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan merelokasi masyarakat yang terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat. Keputusan itu diambil saat meninjau lokasi longsor, Sabtu (24/1/2026).

Dari pantauan Dedi Mulyadi, lingkungan sekitar lokasi longsor dipenuhi tanaman sayur. Dengan kontur daerah berupa perbukitan, keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor. Oleh karena itu, sangat berbahaya apabila masyarakat masih tinggal di lokasi itu.

“Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi,” ucap KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, di Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/1/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk sementara, masyarakat yang selamat dari longsor diminta untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, keluarga korban meninggal akibat longsor akan mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Saat ini, lanjut KDM, Pemda Provinsi Jawa Barat fokus mencari korban yang masih tertimbun longsor dan merestorasi lingkungan lokasi longsor. Pencarian korban dilakukan semaksimal mungkin oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas dan relawan.

(red)

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Adi Komar

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru