Anggota DPRD Provinsi Jabar Tia Fitriani Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan Desa

satu news 01

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 23:04 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Baleendah – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dra, H Tia Fitriani, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung pada Senin (19/1/2026) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Tia menerima sejumlah masukan penting, terutama terkait anggaran , adanya penyesuaian dan pengurangan anggaran.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir langsung di Desa Malakasari. Aspirasi yang disampaikan sangat luar biasa. Tadi disampaikan adanya kesulitan terkait realisasi anggaran yang belum tepat waktu, termasuk adanya pengurangan, dan tentu ini sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan desa,” ujar Tia Fitriani kepada awak media.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menghambat pelayanan publik dan pencapaian target pembangunan di tingkat desa.

“Harapannya, berbagai kendala ini bisa segera terselesaikan sehingga pembangunan desa tetap berlanjut dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi sembilan program unggulan Jabar Istimewa yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sembilan program unggulan Jabar Istimewa ini pada dasarnya sangat luar biasa. Salah satunya adalah program ke-9, yang menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan di tingkat desa,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa program tersebut tidak hanya menyasar kepala desa, tetapi juga mencakup aparat desa, perangkat desa, kader PKK, hingga tokoh keagamaan seperti ustaz, sebagai bagian penting dari ekosistem pembangunan desa.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kesejahteraan dan peran sumber daya manusia di desa. Semua unsur desa harus diperhatikan,” tegas Tia.

Lebih lanjut, Tia Fitriani menekankan pentingnya pengawalan bersama antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat agar setiap program benar-benar terlaksana sesuai dengan tujuan.

“Tanpa pengawalan dari kita semua, termasuk masyarakat, program sebagus apa pun tidak akan terwujud secara nyata. Masukan dari lapangan sangat penting agar dapat dilakukan perbaikan. Kolaborasi adalah kunci keberhasilan setiap program pembangunan,” pungkasnya.

(Asp)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru