Walikota Cimahi Dampingi Delegasi Vietnam Tinjau Sanitasi Berbasis Masyarakat 

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:04 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Cimahi Dampingi Delegasi Vietnam Tinjau Sanitasi Berbasis Masyarakat

Cimahi –  Kota Cimahi kembali menjadi laboratorium pembelajaran internasional. Pemerintah Kota Cimahi menerima kunjungan delegasi Pemerintah Vietnam dalam rangka South South Learning Exchange yang difasilitasi UNICEF Indonesia bersama Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum, pada 12–15 Januari 2026.

Fokus kunjungan ini adalah menimba praktik baik Indonesia dalam layanan air minum, sanitasi, dan higiene (WASH), khususnya penerapan Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) yang adaptif terhadap tantangan iklim di kawasan perkotaan padat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda utama berlangsung Selasa (13/1), ketika delegasi Vietnam melakukan kunjungan lapangan ke lokasi SANIMAS di RW 14, Kelurahan Baros. Rombongan dipimpin Mr. Luong Van Anh, Deputy Director General of the Department of Hydraulic Works Management and Construction, Ministry of Agriculture and Environment Vietnam.

Di lokasi, delegasi menyaksikan langsung bagaimana sistem sanitasi dikelola warga dari perencanaan hingga pemeliharaan dalam ruang yang terbatas namun tetap berkelanjutan.

Cimahi dipilih bukan tanpa alasan. Di tengah keterbatasan wilayah dan kepadatan penduduk yang tinggi, kota ini dinilai mampu merancang solusi sanitasi yang inklusif dan bertahan dalam tekanan lingkungan.

Kuncinya terletak pada pendekatan partisipatif: masyarakat menjadi aktor utama, bukan sekadar penerima manfaat.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa sanitasi melampaui urusan infrastruktur. “Sanitasi adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan, kualitas lingkungan, dan ketahanan kota menghadapi perubahan iklim.

Pendekatan berbasis masyarakat memastikan layanan tetap berfungsi dan dirawat bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, kunjungan ini dibuka sebagai ruang saling belajar.

“Praktik di Cimahi tumbuh dari kebutuhan warga. Di saat yang sama, kami juga ingin menyerap pengalaman Vietnam.”

Ketua RW 14 Kelurahan Baros, Johny George Laurenz, memaparkan capaian di wilayahnya. Dua unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) telah beroperasi: satu dibangun melalui Program Citarum Harum pada 2021 yang melayani 95 kepala keluarga, dan satu lagi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang melayani 60 kepala keluarga.

Keduanya dikelola Kelompok Pengelola dan Pemelihara (KPP) Flamboyan dan Basis Indah.

Dampaknya nyata praktik buang air besar sembarangan (BABS) nyaris sepenuhnya ditinggalkan.

“Awalnya ada kekhawatiran air sumur tercemar. Lewat pendekatan persuasif dan pengelolaan yang baik, IPAL terbukti tidak berbau. Kini hampir seluruh warga RW 14 berhenti BABS,” jelas Johny.

Dalam dialog bersama warga dan pengelola, delegasi Vietnam menggali berbagai aspek: mekanisme pengelolaan, pemilihan teknologi yang aman dan terjangkau, skema pembiayaan operasional, hingga peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan layanan.

Delegasi juga meninjau integrasi sanitasi dengan agenda kesehatan lingkungan serta adaptasi perubahan iklim.

Perwakilan UNICEF Indonesia menilai kunjungan ini sebagai wujud persahabatan dan kerja sama antarnegara untuk memperluas akses WASH berkelanjutan.

Dengan karakter tantangan yang serupa kepadatan permukiman dan kerentanan iklim

model SANIMAS Cimahi dipandang relevan sebagai referensi bagi Vietnam, terutama dalam memperkuat kepemimpinan komunitas.

Pemerintah Kota Cimahi berharap pertukaran ini tak berhenti pada berbagi praktik baik, tetapi berlanjut pada penguatan jejaring dan kolaborasi lintas negara.

Dengan sinergi pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat, peningkatan kualitas sanitasi diharapkan memberi dampak nyata bagi kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan di Cimahi, Vietnam, dan kawasan lain yang menghadapi tantangan serupa. (Tini)**

Berita Terkait

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi
Presiden Proton FC Thony Indra Gunawan Apresiasi Terpilihnya Buky Wibawa Sebagai Ketua Asprov PSSI Jabar
Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi
Pawai Jampana HJKB 216 Siap Guncang Dago-Merdeka, 1,3 Km Penuh Atraksi Seni!
Hampir 200 Pecatur Serbu BCBS Seri II, Drs. H. Mulyadi Bidik Lahirnya Bibit Juara Catur Indonesia
SATPAS SIM Polres Cimahi Kedepankan Pelayanan Humanis, Ramah dan Cepat
Wali Kota Farhan Sidak 3 Titik Banjir Langganan di Cibiru, Soroti Drainase Mati dan Sodetan Buntu
Kesehatan Mental Anak Dimulai dari Rumah, Psikolog Puskesmas Cipadung Ingatkan Pentingnya Validasi Emosi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Selamat Atas Terpilihnya Anton Hilman Menjadi Ketua RW 06 kp.Ciandam, Kota Sukabumi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Parah! Gedung SDN Sindangjaya 01 Rusak Parah, Transparansi Dana Bos Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Parungkuda Mas Abdul Sarip Kembali Mendapat Mandat Menjadi Ketua Karangtaruna Perkuat Solidaritas Serta Peran Pemuda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

SAMISADE NAIK JADI Rp1,5 MILIAR PER DESA! TRANSFORMASI BANKEU AKSELERASI DESA DI BOGOR JADI SOROTAN – RD. HADI HARYONO: MASYARAKAT HARUS AWASI DAN KAWAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:46 WIB

​Berkaria Foundation Bagikan Makanan Gratis di Alun-Alun Kota Cimahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Wamen Bima Arya Kunjungi KDKMP Desa Cangkuang Wetan, Tekankan Fungsi sebagai Penyalur Barang Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Polres Pasuruan Kota Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD kota Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis Usulan Wali Kota

Berita Terbaru