HM. Hairun: Bidan Desa Sangat Berjasa dalam Perlindungan Kesehatan Anak di Kabupaten Bandung

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:14 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

Kutawaringin, || Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung menyelenggarakan pertemuan program pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di indoor Jalak Harupat, Kutawaringin, pada Senin (2/9/2025).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan balita, serta menekan angka stunting.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan yang dihadiri oleh Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Kepala Dinkes Irnawati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) HM Hairun, serta 280 bidan desa ini berfokus pada pembinaan bidan.

Kepala Dalduk PPA Kabupaten Bandung, HM Hairun, mengapresiasi peran bidan desa dalam upaya pemerintah melindungi hak anak, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Kami sebagai lembaga perlindungan anak sangat terbantu oleh bidan desa ini, sehingga kewajiban pemerintah dan hak anak terlindungi dalam kesehatannya di Kabupaten Bandung,” sambungnya

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, dr. Irnawaty Masjasari, M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini melatih para bidan desa secara teknis, baik dalam pelayanan klinis maupun kemampuan komunikasi. Bidan diharapkan bisa mendengarkan keluhan masyarakat agar dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

“Kami melatih para bidan desa agar meningkatkan pelayanan, khususnya dalam kesehatan ibu dan anak,” ujar dr. Irnawaty.
Dalam kesempatan ini, juga dilakukan pemberian susu untuk ibu hamil dan makanan tambahan untuk balita yang mengalami kurang gizi.

Dr. Irnawaty juga menyampaikan kabar baik mengenai penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung. “Terjadi penurunan angka stunting sebanyak 5,2 persen dari tahun sebelumnya,” katanya, seraya berharap angka tersebut bisa terus menurun.

(Asp)

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot dan Prima Gelar Doa Bersama Sambut HUT ke-385 Kabupaten Bandung
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan
Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan
Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot
Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru