Dukung Program Presiden, Kang DS Targetkan Kabupaten Bandung Swasembada Pangan Bedas

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:54 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna, menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk fokus mendukung penuh cita-cita dan target Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kang DS, sapaan akrabnya, dalam Kunjungan Kerja dan Ekspos Program Kerja Dinas Pertanian Tahun 2026 di Meeting Room Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Komplek Pemkab Bandung, Rabu (7/1/2026) malam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau menyimak apa yang disampaikan Pak Presiden tadi di Karawang, impian Pak Presiden tiada lain adalah swasembada pangan dengan cara fokus terhadap produksi. Indonesia sekarang tidak lagi impor, bahkan ke depan targetnya kita bisa ekspor,” ujar Bupati Bandung Kang DS saat membuka arahannya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu meminta Dinas Pertanian sebagai leading sector yang membidangi urusan pertanian dan peternakan untuk dapat fokus menggenjot dan meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Bandung terutama beras.

Salah satu yang mesti dilakukan agar target peningkatan produksi beras ini dapat tercapai, lanjut Bupati, yakni dengan memastikan data mengenai jumlah petani, luas lahan sawah atau lahan pertanian lain di Kabupaten Bandung.

“Saya minta mapping berapa ribu hektare sawah. Saya akan menjawab apa yang dicita-citakan oleh Pak Presiden, bahwa Kabupaten Bandung bisa swasembada pangan,” tutur Kang DS.

Selain fokus pada peningkatan produksi beras, Bupati juga menekankan pentingnya penyelesaian infrastruktur pendukung pertanian.

Irigasi yang memadai, jalan usaha tani yang layak, serta infrastruktur pertanian lainnya menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Bandung.

“Pembangunan infrastruktur pertanian sangat penting. Sekarang cuma dianggarkan Rp 1,2 miliar. Cukup buat apa? Kalau enggak ada anggaran, kita usulkan ke Kementerian Pertanian dan Kementerian PU. Tadi Pak Wamen juga bertanya apa yang dibutuhkan Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Dinas Pertanian juga diminta mengevaluasi kembali beberapa program yang telah disusun karena dinilai tidak relevan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto terutama dalam mewujudkan swasembada pangan atau beras.

Ia mengingatkan agar program-program yang bersifat seremonial dan kurang berdampak dievaluasi dan diganti dengan program yang lebih konkret dan dirasakan manfaatnya oleh petani dan peternak. Tak hanya itu pendampingan dan pengawasan juga tidak boleh dilupakan.

“Saya titip, program yang mendukung program prioritas Pak Presiden harus jadi prioritas. Oleh karena itu, saya minta Kadis dan para Kabid harus memahami secara utuh apa yang menjadi output maupun outcome programnya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kang DS menyoroti pentingnya peningkatan produksi telur di Kabupaten Bandung. Dengan kebutuhan MBG yang mencapai 1000 ton per bulan, ia meminta Dinas Pertanian untuk fokus pada pengembangan sektor peternakan ayam petelur.

“Saya minta Distan harus bergerak cepat supaya selaras dengan keinginan Pak Presiden. Program peternakan ayam petelur saya minta dilaksanakan mulai Januari ini karena kita butuh telur untuk MBG. Jangan ditunda-tunda, kenapa harus Maret,” tegasnya.

“Program yang tidak efektif seperti pengadaan anak domba, dievaluasi dan dialihkan saja untuk peternakan telur untuk mendukung program MBG,” tegas Bupati.(**)

Berita Terkait

Emma Dety Raih Penghargaan Kemendikdasman Sebagai Bunda PAUD Terbaik
Anggota DPRD Uus Haerudin Kawal RKPD 2027, Anggaran Minim Jadi Tantangan
Langkah Nyata Tangani Sampah, Cangkuang Wetan Disurvei Kemendagri dan DLH
Setelah Sosialisasi, Bangunan Liar di Bantaran Citarum Dayeuhkolot Dibongkar
TMMD ke-127 Kodim 0624 Kab Bandung Bangun Jalan Tembus Perbatasan Cianjur di Cipelah
Camat Kankan Taufik Tegaskan Banyak Jalur Aspirasi, Musrenbang Tetap Jadi Aksi Nyata Masyarakat
Pentahelix Dayeuhkolot Ajak Para Ketua RW Berkolaborasi Atasi Banjir Dayeuhkolot
Jembatan Dayeuhkolot Diprotes Warga, KDM: Sudah Dianggarkan, Tinggal Proses Teknis

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:21 WIB

Penetapan Tersangka Kasus Pengeroyokan Disorot, Ancaman Aksi Simbolik Mengemuka

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:57 WIB

Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:12 WIB

Sambut Ramadhan dengan Jiwa Bersih,Pemdes Klapanunggal Gelar Isra Mi’raj 1447 H

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:40 WIB

Bersih Hati Dari Buruk Sangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:53 WIB

19 PNS Dilantik, Bupati Bogor Buka Rekrutmen ASN Transparan untuk Isi 96 Jabatan Kosong 

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:02 WIB

Jelang Ramadan, Bupati OKU Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:55 WIB

CSR MBK Ventura Sentuh 45 Masjid di Gununghalu, Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:28 WIB

Pemkot Cimahi dan Satgas Saber Pantau Harga Bahan Pokok Jelangi Ramadan*

Berita Terbaru

Artikel

Pernikahan Dewi Margiana dan Jubil Hasudungan Sitompul

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:57 WIB

Artikel

Bersih Hati Dari Buruk Sangka

Sabtu, 14 Feb 2026 - 06:40 WIB