Guru Madrasah Nilai Insentif Pemkot Bandung Konsisten dan Beri Dampak Nyata bagi Kesejahteraan

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:31 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Program insentif bagi guru keagamaan yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendapat apresiasi dari para penerima. Program yang telah berjalan hampir tujuh tahun ini dipandang sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap para pendidik, khususnya guru madrasah yang selama ini mengajar dengan keterbatasan ekonomi.

Dua perwakilan guru, Yusup Sumirat dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Jajat Sudrajat dari MA Babussalam, menyampaikan langsung rasa syukur dan penghargaan mereka atas keberlanjutan program tersebut. Keduanya menegaskan bahwa insentif dari Pemkot Bandung bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi dorongan penting dalam menjaga semangat mengajar.

Yusup Sumirat mengapresiasi konsistensi penyaluran insentif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah sangat senang sekali. Ini bentuk perhatian Kota Bandung, alhamdulillah konsisten sudah hampir tujuh tahun berjalan. Sangat luar biasa,” ujarnya di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Wastukencana, Rabu (10/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa banyak guru MI masih menerima honor yayasan yang rata-rata berada di bawah UMR, bahkan mayoritas masih di bawah Rp2 juta. Karena itu, insentif dari Pemkot Bandung sangat membantu para tenaga pendidik.

“Dana hibah seperti ini sangat berarti sekali untuk para guru maupun tenaga pendidik di madrasah ibtidaiyah,” lanjutnya.

Yusup juga menyampaikan aspirasi agar mekanisme penyaluran tidak hanya berdasarkan kepemilikan KTP Kota Bandung. Menurutnya, banyak guru yang berdomisili di luar Bandung namun mengabdikan diri di madrasah-madrasah Kota Bandung.

“Harapannya kebijakan diperbarui, bukan hanya yang ber-KTP Kota Bandung saja. Banyak guru dari Banten, Sumatera, atau luar Jawa Barat yang mengajar di Bandung tapi belum tercatat sebagai penduduk kota,” ujarnya.

Senada, Jajat Sudrajat, guru honorer MA Babussalam, menyebut bantuan hibah dari Pemkot Bandung sebagai “momen yang ditunggu-tunggu” oleh para guru honorer.

“Alhamdulillah bantuan hibah ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan penghasilan yang minim, bantuan ini cukup sangat membantu sekali,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penyaluran yang rutin dalam beberapa tahun terakhir memberi kepastian dan harapan bagi para guru untuk memenuhi kebutuhan dasar.

“Beberapa tahun ke belakang ini rutin digelontorkan pemerintah. Ini momen yang ditunggu-tunggu oleh guru honorer,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jajat juga meminta pemerintah memberikan perhatian setara kepada guru madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

“Harapannya perhatian pemerintah tidak hanya untuk guru Kemendikbud. Kami guru madrasah di Kemenag juga mohon perhatiannya disamakan,” ungkapnya.

Baik Yusup maupun Jajat sepakat bahwa insentif ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi dukungan moral bagi para pendidik.

“Para guru harus lebih semangat lagi karena ini bukti perjuangan pemerintah untuk mensejahterakan guru,” tutur Yusup.

(drj)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru